![]() |
Salah satu jalan daerah yang rusak parah di Provinsi Lampung.(Dok. Kementerian PUPR.) |
JAKARTA - Akhir-akhir ini jalan rusak di Provinsi Lampung menjadi sorotan masyarakat Indonesia.
Buktinya, menjadi trending topic di berbagai media sosial.
Hal itu pun memantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengecek langsung kondisi jalan rusak di Lampung pada Jumat (05/05/2023).
Potret kehidupan masyarakat yang bersandingan dengan jalan rusak sejatinya tidak hanya terjadi di Lampung. Di berbagai wilayah pun mengalami hal yang sama.
Hanya saja, tingkat kerusakan jalan di seluruh provinsi berbeda-beda. Ada provinsi yang sebagian besar jalannya rusak, terdapat pula mayoritas sudah bagus.
Untuk itu, media Kompas.com mencoba menyajikan daftar provinsi yang memiliki jalan rusak terbanyak di Indonesia, merujuk situs Open Data Kementerian PUPR, periode tahun 2021, Sabtu (6/5/2023).
Jalan Nasional
Total panjang jalan nasional yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat yakni 46.964,78 km. Dengan persentase kondisi mantap 91,81 persen, dan kondisi tidak mantap 8,19 persen.
Khusus mengenai jalan nasional yang kondisi tidak mantap, berikut lima provinsi dengan persentase tertinggi:
- Papua Barat 24,45 persen, atau 324,3 km, dari total 1.002,08 km
- Papua 21,26 persen, atau 560,57 km, dari total 2.636,73 km
- Kalimantan Tengah 17,69 persen, atau 354,17 km, dari total 2.002,08 km
- Kalimantan Timur 17,59 persen, atau 300,95 km, dari total 1.710,9 km
- Riau 13,25 persen, atau 177,1 km, dari total 1.336,61 km
Sebagai perbandingan, jalan nasional di Lampung yang kondisinya tidak mantap yakni 6,11 persen atau 78,95 km, dari total panjang 1.292,21 km.
Jalan Provinsi
Total panjang jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab Pemerintahi Provinsi yakni 47.112 km. Dengan kondisi mantap 74,12 persen, dan kondisi tidak mantap 25,88 persen.
Khusus mengenai jalan provinsi yang kondisi tidak mantap, berikut lima provinsi dengan persentase tertinggi:
- Sulawesi Barat 61,57 persen, atau 114,512 km, dari total 185,96 km
- Maluku Utara 46,09 persen, atau 558,554 km, dari total 1.276,804 km
- Gorontalo 45,61 persen, atau 213,108 km, dari total 467,168 km
- Papua 41,96 persen, atau 994,04 km, dari total 2.361,76 km
- Kalimantan Barat 39,95 persen, atau 613,142 km, dari total 1.534,75 km
Sebagai perbandingan, jalan provinsi di Lampung yang kondisinya tidak mantap ada 23,95 persen atau 405,632 km, dari total 1.693,273 km.
Jalan Kabupaten/Kota
Total panjang jalan kabupaten/kota yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota yaitu 415.733 km. Dengan persentase kondisi mantap 61,16 persen, dan kondisi tidak mantap 34,10 persen.
Khusus mengenai jalan kabupaten/kota yang kondisi tidak mantap, berikut lima provinsi dengan persentase tertinggi:
- Papua Barat 48,41 persen atau 4.540,34 km, dari total 9.379,29 km
- Kalimantan Tengah 48,19 persen, atau 7.065,86 km, dari total 14.663,05 km
- Kalimantan Barat 47,98 persen, atau 7.701,54 km, dari total 17.258,55 km.
- Maluku Utara 46,27 persen, atau 2.255,16 km, dari total 4.874,25 km
- Aceh 44,84 persen, atau 8.677,95 km, dari total 19.353,81 km
Sebagai perbandingan, jalan kabupaten/kota di Lampung yang kondisinya tidak mantap sebanyak 43,26 persen atau 7.689,12 km, dari total 17.774,16 km. (*)
