Notification

×

TikToker Sebut Tingkat Kriminalitas di Lampung Tak Pernah Turun, Polda Klaim Banyak yang Terungkap

14 April 2023 | 13:09 WIB Last Updated 2023-05-05T13:31:13Z
Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG - Tidak hanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang mendapat kritikan akun Tiktok @awbimaxreborn.


Namun permasalahan hukum dan kriminalitas juga disinggung akun tersebut.


Dalam videonya yang beredar dan menjadi viral, pemilik akun bernama Bima Yudho Saputro menyinggung tingkat kriminalitas di Lampung yang tidak pernah menurun.


Begitu juga dengan kasus suap dan korupsi yang seakan terjadi seperti kejadian biasa.


Menanggapi kritikan ini, Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengklarifikasi kritik akun @awbimaxreborn, terkait maraknya kasus korupsi dan suap serta kasus kriminalitas yang seolah tak berakhir di Lampung.


Dia mengatakan tindak kriminalitas memang selalu terjadi. Tetapi hal itu tidak membuat kepolisian berpangku tangan.


"Sudah banyak kasus kriminalitas bahkan yang tingkat internasional telah kita ungkap," kata Pandra.


Menurut dia, kepolisian selalu menemukan cara untuk menyelesaikan kasus kriminalitas.


"Kita tidak pernah berpuas diri, tidak boleh berpuas diri, pelaku kriminalitas selalu punya cara baru, oleh karena itu anggota kepolisian juga harus lebih canggih," kata Pandra, dilansir Kompas.com.


Bahkan kepolisian saat ini sudah lebih terbuka dengan adanya sistem SPHP (surat pemberitahuan hasil penyelidikan) di aplikasi super app presisi.


"Masyarakat bisa mengecek status laporan melalui aplikasi ini," kata Pandra.


Terkait akun tersebut yang dikatakan dilaporkan, Pandra mengatakan bukan laporan melainkan pengaduan masyarakat (dumas).


"Sebagai kepolisian kita tidak pernah menolak laporan maupun pengaduan masyarakat ini. Tentu kita akan teliti dan analisis terlebih dahulu," kata Pandra. (*)