Notification

×

Ucapan Bupati Meranti Kementerian Keuangan Isinya Iblis-Setan Terbukti, Ada Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun

09 March 2023 | 20:30 WIB Last Updated 2023-03-20T09:50:45Z
Bupati Meranti Muhammad Adil (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Menko Polhukan Mahfud MD mengungkap ada transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senilai Rp 300 trilun.


Mahfud MD juga memastikan informasi transaksi janggal di Kemenkeu itu paling banyak di Ditjen Pajak dan Bea Cukai bukan hoaks.


Temuan transaksi janggal Mahfud MD di Kemenkeu nilai ratusan triliun tersebut membuat publik kembali mengingat ucapan Bupati Meranti.


Hal tersebut dilihat dari cuitan Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang memposting artikel menyebut Mahfud MD ungkap transaksi janggal Rp 300 triliun di Kemenkeu.


Cuitan itu kemudian ditanggapai thread netizen yang menyinggung ucapan Bupati Meranti Muhammad Adil lantang menyebut Kemenkeu dihuni para iblis dan setan.


Warganet juga menautkan sebuah artikel berita tentang Bupati Meranti tersebut.


Hal ini pun seolah memicu asumsi publik, jika apa yang diucapkan Bupati Meranti Muhammad Adil benar, tentang Kemenkeu merupakan institusi horor dengan adanya dana gelap atau transkasi mencurigakan yang diungkap Mahfud MD.


Sebelumnya, Bupati Meranti Muhammad Adil pernah bikin gempar saat dengan berani mengatakan jika Kemenkeu dihuni para iblis dan setan, pada Desember 2022 lalu.


Ada pernyataan keras Bupati Meranti Muhammad Adil yang menyebutkan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai iblis atau setan.


Hal yang mendasari Muhammad Adil berani mengatakan hal tersebut sebab Kemenkeu telah mengeruk keuntungan dari eksploitasi minyak di daerah Kepulauan Meranti.


Pernyataan itu dilontarkan lantaran Bupati Meranti itu memprotes soal dana bagi hasil (DBH) untuk daerah penghasil minyak dan gas (Migas).


Adil menilai daerahnya tak pernah menerima rincian penerimaan daerah atas hasil sumber daya alam dan dana yang diterima daerahnya pun diklaim sangat kecil.


"Ini orang Keuangan isinya iblis atau setan. Jangan diambil lagi minyak di Meranti itu. Gak apa-apa, kami juga masih bisa makan. Daripada uang kami dihisap oleh pusat," ujar Adil, dalam video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.



Hingga akhirnya Kemendagri turun tangan mempertemukan kembali antara Pemerintah Kabupaten Meranti dengan Kemenkeu, Kementerian ESDM, SKK Migas untuk membicarakan hitungan bagi hasil minyak.


Hasilnya Pemerntah Kabupaten Meranti mendapat pembayaran dari selisih bayar dari harga minyak.


"Alhamdulillah, rapat Pemerintah kabupaten Meranti bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan SKK Migas yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (21/12/2022) membuahkan hasil yang diharapkan," tulis Bupati Meranti Adil, di akun Instagram pribadinya.


Menurutnya, Pemerintah sepakat menggunakan harga minyak US$100 per barel untuk Dana Bagi Hasil Migas Meranti 2022. 


Dengan begitu akan ada selisih bayar yang akan diterima Meranti dari sebelumnya yang hanya US$60 per barel. Termasuk untuk hitungan Dana Bagi Hasil Migas tahun 2023.


"Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Men-teri Tito Karnavian dan jajaran Kemen-dagri yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Terkhusus bagi masyarakat Kepulauan Meranti yang telah mendukung dan selalu mendoakan upaya peme-rintah kabupaten," tulis Bupati Meranti Adil lagi. (*)