Notification

×

Mitra Ojol Dianiaya Pegawai Geprek Bensu Lampung, Ini Kronologinya

11 August 2018 | 10:54 WIB Last Updated 2018-08-11T05:12:46Z
Lutfi saat di IGD RSUDAM Lampung (ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Saling tatap mata antara pria dan wanita bisa jadi cinta. Tapi jika yang saling bertatap mata sesama pria, bisa berujung petaka.

Itulah yang dialami Lutfiani (18), mitra ojek online (Ojol), warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (10/8/2018).

Hanya karena saling tatap mata, pemuda itu harus masuk Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Abdul Moeloek. Kasus ini kini ditangani aparat Polresta Bandar Lampung.

Menurut Lutfi, awalnya dia menerima orderan di 'Geprek Bensu' Teuku Umar, samping Pasar Koga pada Jumat sore.

Ketika, menunggu orderan, terjadi saling adu tatapan mata antara dirinya dengan pegawai 'Geprek Bensu', yang belakangan diketahui bernama Alvin.

"Dia melotot, terus marah, saya bingung. Saya tanya kenapa, terus saya ditinju di bagian mata," ujar Lutfi, dilansir Lampost.

Walaupun ditinju oleh Alvin di bagian mata kiri, Lutfi tetap menanyakan orderan konsumen dan mengantarkannya.

Setelah itu dia bermaksud untuk kembali ke 'Geprek Bensu', guna menanyakan alasan Alvin memukulnya. Namun ketika di lokasi, baku pukul pun terjadi.

"Saya dilempar kalkulator, terus kami berantem, lalu saya pulang melapor ke bapak," kata Lutfi.

Sekira pukul 19.30 WIB, Lutfi bersama ayahnya, Ardiansyah (41) mendatangi 'Geprek Bensu' untuk mencari jalan tengah atas persoalan tersebut.

Namun sesampainya di Geprek Bensu, ternyata Alvin sudah menunggu ditemani beberapa orang berperawakan besar yang mengaku polisi.

Ayah Lutfi bahkan sempat ditarik ke lantai dua dan dianiaya.

"Empat orang itu badannya gede, terus di belakangnya ada Alvin, bapak saya digebukin, mau diseret ke lantai 2, saya bantu bapak saya," tutur Lutfi.

Menurut dia, ayahnya mengalami luka di bahu kanan hingga sulit digerakkan. Sedangkan Lutfi mengalami luka di pelipis mata, lengan kanan dan bagian lainnya. (*/lan)