Notification

×

Soal Penganiayaan di Geprek Bensu Lampung, Ini Kata Ruben Onsu

11 August 2018 | 11:27 WIB Last Updated 2018-08-11T04:51:57Z
Ruben Onsu berfoto bersama pelanggan (ist)

LAMPUNGONLINE.CO.ID – Insiden penganiayaan di Restoran 'Geprek Bensu' Jalan Teuku Umar, samping Pasar Koga, Kedaton, Bandar Lampung, yang dilakukan pegawai restoran tersebut terhadap mitra ojek online (Ojol) terjadi pada Jumat (10/8/2018).

Diketahui, restoran tersebut milik presenter Ruben Onsu. Sebagai owner, Ruben langsung memberikan klarifikasi terkait kejadian itu lewat akun Instagram pribadinya, ruben_onsu, Sabtu (11/8/2018).

Sebelum nya saya memohon maaf yg sebesar2 nya dan sangat amat menyesal kan kejadian ini terjadi, pulang Live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini . Terkait dengan peristiwa pegawai geprek bensu lampung yg melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut : 1. Pertama tama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh “oknum” yg bekerja di @geprek_bensu_lampung , karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh siapapun. 2. Kami akan mempelajari masalah yg melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas diantaranya melakukan pemecatan 3. Kami dengan segala rendah hati memohon maaf kepada korban pemukulan dan keluarga nya juga memohon maaf kepada gojek Indonesia atas perbuatan tidak terpuji yg dilakukan “oknum” karyawan Geprek Bensu Lampung. 4. Perbuatan yg dilakukan oleh “oknum” karyawan tersebut adalah perbuatan pribadi yg terkait dgn masalah pribadinya dan tidak terkait dan sangkut pautnya dgn Geprek Bensu. 5. kami meminta karyawan kami mengklarifikasi ttg masalah ini kalau ini murni masalah pribadi, dan bertanggung jawab dgn apa yg sudah dibuat kepada korban 6.Saya selaku owner dari Geprek Bensu pusat akan bertanggung jawab semua pembiayaan rumah sakit saat ini sampai selesai 7.Kami juga mendukung jika korban mengambil tindakan hukum atas pelaku kekerasan tersebut Demikian klarifikasi yg kami berikan atas kekurangan dan kesalahan yg ada saya juga mohon maaf kepada semua pihak . Ruben Onsu
A post shared by Ruben Onsu (@ruben_onsu) on

Berikut ini kutipan klarifikasi dari Ruben Onsu:

Sebelumnya saya memohon maaf yang sebesar2 nya dan sangat amat menyesalkan kejadian ini (kericuhan di RM Geprek Bensu Lampung) terjadi, pulang Live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini.

Terkait dengan peristiwa pegawai Geprek Bensu Lampung yang melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut :

1. Pertama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yang dilakukan oleh “oknum” yg bekerja di @geprek_bensu_lampung, karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasan yang dilakukan oleh siapapun.
 

2. Kami akan mempelajari masalah yang melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas diantaranya melakukan pemecatan.
 

3. Kami dengan segala rendah hati memohon maaf kepada korban pemukulan dan keluarga nya juga memohon maaf kepada gojek Indonesia atas perbuatan tidak terpuji yang dilakukan “oknum” karyawan Geprek Bensu Lampung.
 

4. Perbuatan yang dilakukan oleh “oknum” karyawan tersebut adalah perbuatan pribadi yang terkait dengan masalah pribadinya dan tidak ada sangkut pautnya dengan Geprek Bensu.
 

5. kami meminta karyawan kami mengklarifikasi tentang masalah ini kalau ini murni masalah pribadi, dan bertanggung jawab dengan apa yang sudah dibuat kepada korban.
 

6.Saya selaku owner dari Geprek Bensu pusat akan bertanggung jawab terkait semua pembiayaan rumah sakit saat ini sampai selesai.
 

7.Kami juga mendukung jika korban mengambil tindakan hukum atas pelaku kekerasan tersebut.

Demikian klarifikasi yg kami berikan atas kekurangan dan kesalahan yang ada saya juga mohon maaf kepada semua pihak.
.
Ruben Onsu


Baca: Mitra Ojol Dianiaya Pegawai Geprek Bensu Lampung, Ini Kronologinya

Sebelumnya diberitakan, hanya gara-gara saling tatap mata, Lutfiani (18), mitra ojek online (Ojol), warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, dianiaya pegawai Restoran 'Geprek Bensu' bernama Alvin, Jumat (10/8/2018)

Korban harus mendapat perawatan di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Abdul Moeloek. akibat ditinju Alvin. Kasus ini kini ditangani aparat Polresta Bandar Lampung. (*)