Notification

×

Tragis, Warga Mati Kelaparan di Maluku Bertambah Jadi Empat Orang

29 July 2018 | 09:50 WIB Last Updated 2018-07-29T02:59:55Z
Anggota TNI mengevakuasi warga yang masih selamat. (foto: detikcom)

LAMPUNGONLINE.CO.ID - Ironis. Jumlah warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mause Ane, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, yang mati kelaparan semula tiga orang, bertambah menjadi empat orang.

Mereka terisolasi dari dunia luar sehingga jauh dari jangkauan bantuan.

"Bertambah satu (meninggal), mungkin karena ada sakit. Kondisinya begitulah," kata Kepala Dinas Sosial Maluku Sartono Pinning kepada wartawan, Jumat (27/7/2018).

Sartono menambahkan, untuk warga yang meninggal akan diberi santunan kepada ahli waris. Sedangkan bagi warga yang lain akan diambil langkah konkret untuk melakukan penanggulangan.

"Kemungkinan besar akan dilakukan langkah-langkah konkret berupa pemberian santunan kepada ahli waris. Biasanya kalau yang meninggal itu uang tunai biasanya Rp 15 juta per ahli waris," ujar Sartono, dilansir detikcom.

Mereka yang meninggal adalah Lusirue (50), Asoka (2 Bulan), Aiyowa (4), dan yang baru meninggal Laupia (60). Jumlah warga suku ini tidak mencapai 200 orang dan terpencar di 3 lokasi. Untuk ke lokasi dibutuhkan waktu 2 hari dari ibu kota kabupaten. (*)