![]() |
| Rumah rusak akibat gempa di NTB. (foto: dok BNPB) |
LAMPUNGONLINE.CO.ID - Bencana alam gempa bumi berkekuatan 6,4 SR terjadi wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa diguncang gempa, mengakibatkan tiga orang tewas dan puluhan rumah rusak.
Hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah terjadi 31 gempa susulan.
"Data sementara adalah 3 orang meninggal dunia, 12 orang luka dan puluhan rumah dan bangunan rusak. Pendataan masih dilakukan oleh BPBD," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (29/7/2018).
Para korban terdapat di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur yakni 1 orang tewas dan 7 orang luka. Sementara di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur terdapat 1 orang tewas dan di Kecamatan Bayan Elen, Lombok Utara di mana 5 orang luka berat dan 1 tewas.
"Korban meninggal dan luka akibat tertimpa oleh bangunan yang roboh," imbuhnya, dilansir detikcom.
Gempa yang mengguncang Lombok, Bali dan sSumbawa terjadi pada minggu (29/7) sekitar pukul 05.47 WIB. Pusat gempa berada di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 24 km.
Gempa terjadi akibat akivitas Sesar Naik Flores. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Gempa susulan terus berlangsung dengan intensitas gempa yang lebih kecil. Hingga pukul 08.09 WIB telah terjadi 43 gempa susulan dengan gempa susulan paling kuat adalah 5,7 SR.
Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali. (*)
