![]() |
| Nanang Ermanto (ist) |
LAMPUNGONLINE.CO.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman dan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.
Bupati Zainudin Hasan terlibat dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan.
Sebelumnya, KPK telah menjadikan tersangka dan menahan Bupati Zainudin Hasan, serta melakukan penggeledahan sejumlah lokasi di Lampung Selatan dan Bandar Lampung.
Untuk pendalaman, penyidik KPK juga memeriksa Wakil Bupati (Wabup) Nanang Ermanto, Senin (30/7/2018).
Penyidik KPK juga memintai keterangan dari enam staf protokol bupati. Pemeriksaan berlangsung tertutup di ruang Dirkrimum Polda Lampung.
Usai menjalani pemeriksaan selama hampir dua jam, Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Hermanto mengatakan, pemeriksaan dirinya terkait OTT KPK yang menyeret Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.
Meski begitu, dia enggan memberi penjelasan lebih jauh. Nanang mengaku diperiksa sebatas saksi.
“Biasa, prihatinlah kita itu soal Lampung Selatan. Ini kan masih praduga tidak bersalah. Saya diperiksa dari jam 12 siang tadi. Pertanyaannya cuma tiga. Enggak ada disuruh bawa bukti, ini bawa badan aja,” kata Nanang.
Sementara itu, salah satu staf protokol Pemkab Lampung Selatan Nindi yang turut diperiksa mengatakan, pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB.
Penyidik KPK memeriksa dia terkait dokumen dan surat-surat administrasi proyek infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan, pada tahun anggaran 2018.
“Yang ditanya banyak, seputar surat-menyurat pengerjaan proyek itu aja,” kata Nindi, staf protokol Pemkab Lamsel, dilansir iNews.id.
KPK telah menggeledah enam lokasi terkait kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (29/7/2018). Dari enam lokasi yang digeladah, salah satunya rumah Wakil Bupati Nanang Ermanto.
“Setelah kemarin dilakukan penggeledahan di lima lokasi, hari ini tim penyidik KPK meneruskan proses penggeledahan di enam lokasi di Bandar Lampung. Penggeledahan sejak pukul 11.00 WIB dan masih berjalan hingga saat ini,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.
KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan beserta tiga orang lainnya, yakni anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho, Kepala Dinas PUPR Anjar Asmara, dan seorang pengusaha yang juga caleg dari PAN.
OTT itu terkait kasus suap rencana proyek infrastruktur di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. (*)
