Notification

×

Lawan Terorisme, MUI Lampung Ajak Masyarakat Bersatu

14 May 2018 | 06:01 WIB Last Updated 2018-05-13T23:01:23Z
Khairudin Tahmid (foto: istimewa)

LAMPUNGONLINE.CO.ID -
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung KH Khairudin Tahmid mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk menyatukan komitmen bersama-sama menolak dan melawan kekerasan yang dibungkus dengan nama agama.

Ajakan ini terkait beberapa tragedi kemanusiaan akibat ulah para teroris baru-baru ini diantaranya di Mako Brimob serta yang terbaru, ledakan bom di tiga Gereja di Surabaya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan pelbagai pemberitaan khususnya di media sosial.

Ia menghimbau masyarakat terus melakukan tabayun (klarifikasi) terhadap pemberitaan yang ada agar lebih paham duduk permasalahan yang sebenarnya.

"Mari akses informasi dari sumber berita yang jelas kesahihannya. Jangan gampang terprovokasi dan  men-judge (menghakimi) jika belum tahu yang apa sebenarnya terjadi. Lihat orang atau media yang menyebarkannya dan jangan gampang membagi-bagi berita yang tak jelas sumbernya," ujarKhairudin, Minggu (13/5/2018).

Pria yang juga dosen UIN Raden Intan Lampung ini mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung untuk menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan.

"Segera laporkan ke aparat kepolisian jika menemukan indikasi ataupun kejadian yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme. Seluruh agama khususnya Islam tidak mengajarkan kekerasan seperti teror. Yang teroris bukan Islamnya tapi orangnya yang mungkin kebetulan Islam," imbau Khairudin, dilansir nu.or.id.

Kiai yang juga Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini mengajak umat Islam di Lampung untuk senantiasa berdzikir dan berdoa bagi keselamatan, keamanan, kemaslahatan, dan ketenteraman khususnya di wilayah Lampung dan umumnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kita senantia support pihak kepolisian untuk menuntaskan masalah ini setuntas-tuntasnya. Dan ini butuh dukungan kita dengan tidak ikut-ikutan menyebarkan isu, gambar korban, dan juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya terkait peristiwa teror yang terjadi," kata Khairudin.

MUI Lampung tegasnya juga mengecam dan mengutuk keras segala tindakan terorisme dengan motif dan latar belakang apapun seperti yang terjadi di Jakarta dan Surabaya ini.

MUI Lampung juga mengungkapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang menimpa. Semua itu lanjutnya sudah digariskan oleh Sang Maha Kuasa dan harus diterima dengan kesabaran dan rasa tawakkal.

"Semoga aparat kepolisian dapat cepat mengungkap kejadian ini sekaligus motif, pola, serta pemicu kejadian teror ini," harap Khairudin. (*)