![]() |
| Haji Saputra semasa hidup (foto: istimewa) |
LAMPUNGONLINE.CO.ID - Identitas terduga teroris berinisial HS asal Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, yang ditembak mati di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018) terkuak.
Dia adalah Haji Saputra (HS), pemuda lajang kelahiran 1994. Petugas langsung mendatangi rumah orang tuanya, Anwar (63) di di Dusun 7 Cinta Sari, Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.
Menurut Anwar yang berprofesi sebagai petani, Haji adalah putra kesembilan dari sebelas bersaudara. Sejak 2015 dia merantau ke Jakarta dan pulang setiap Hari Raya Idul Fitri.
Pada Februari 2018 Haji sempat menengok orang tuanya yang sakit selama enam hari.
Sementara, Kepala Desa Kali Cinta, Hartono mengakui jika Haji Saputra adalah warganya.
“Benar, dia warga saya,” ujarnya.
Senada, Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana membenarkan warga setempat yang tewas ditembak polisi di Cianjur
“Berdasarkan KTP, yang bersangkutan tinggal di Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara. Anggota saya masih melakukan pengumpulan keterangan,” ujarnya.
Diberitakan, Haji Saputra merupakan satu dari empat terduga teroris yang tewas ditembak Detasemen 88 antiteror di Terminal Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (13/5).
Dari para tersangka, petugas mendapatkan pistol dan bahan peledak. (*/lan)
