Notification

×

Kerap Terjadi Penjambretan di Jalan Danau Singkarak Kedaton, Warga Resah

15 July 2017 | 16:40 WIB Last Updated 2017-07-25T10:38:19Z
Aksi penjambret terekam kamera CCTV warga Jalan Danau Singkarak (foto: ist)

BANDAR LAMPUNG – Warga Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, merasa resah. Pasalnya, sudah beberapa kali terjadi aksi penjambretan di daerah tersebut.

Mereka berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan keamanan di wilayah itu.

Terakhir, peristiwa penjambretan dialami Fitriani (31), warga Jalan Danau Singkarak, Gang Kibang pada Kamis (13/7/2017) sekira pukul 16.30 WIB.

Menurut dia, insiden tersebut terjadi saat dirinya melintas di Jalan Danau Singkarak seorang diri, dengan keadaan yang cukup sepi.

Baru melintas beberapa meter dari Jalan Teuku Umar dan masuk ke Jalan Danau Singkarak, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor jenis Yamah Vixion merampas tas hitam miliknya.

Sempat terjadi aksi tarik menarik, namun tas tersebut berhasil direbut pelaku yang mengenakan jaket hitam.

“Saya sempat berteriak dan mengejar pelaku, namun karena sepi pelaku leluasa kabur. Warga sekitar baru keluar setelah pelaku jauh,” tuturnya, Sabtu (15/7).

Akibat kejadian itu, Fitri menderita kerugian sekitar Rp 3 juta.

“Ada uang tunai, hardisc, handphone dan dompet berisi surat-surat. Menurut warga sekitar, disini sudah beberapa kali terjadi penjambretan. Saya sudah membuat laporan ke kepolisian. Saya harap agar bisa ditindaklanjuti, agar jangan sampai ada korban-korban lainnya,” ujar dia.

Pelaku penjambret yang terekam kamera CCTV warga Jalan Danau Singkarak (foto: ist)

Sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Danau Singkarak, Kedaton. Nana, warga setempat, dijambret tak jauh dari kediamannya saat turun dari mobil.

“Saat itu saya baru saja turun dari mobil. Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang mendekat, lalu menjambret tas saya. Kejadiannya sekitar bulan 4 (Aprik) dan juga hari Kamis,” tuturnya

Nana juga berharap agar pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku.

“Ini bukan pertama kalinya. Setiap jalan itu sepi, ada saja korban penjambretan. Kami harap bisa ditindaklanjuti, atau minimal keamanan ditingkatkan, sehingga warga tidak was-was,” katanya. (rls/fik)