Notification

×

Perbaikan Kolam Renang Tejosari, Ini Rekomendasi Pansus DPRD Metro

16 July 2017 | 15:03 WIB Last Updated 2017-09-26T08:11:51Z
(foto: istimewa)

METRO – Menyikapi habisnya kontrak dan kondisi Kolam Renang Tejosari, DPRD Metro, Lampung, melalui  Panitia khusus (Pansus) Raperda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Walikota TA 2016, memberi limit tiga bulan, agar pihak ketiga memperbaiki seluruh kerusakan fisik dan fasilitas.

“Pansus merekomendasikan empat hal kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro,” Ketua Pansus, Nasriyanto Effendi, Minggu (16/7/2017).

Pertama, pihak ketiga agar mengembalikan Kolam Renang Tejosari dengan kondisi fisik dan fasilistas baik seperti awal diserahterimakan kepada Pemkot Metro.

”Kemudian waktu pengembalian dan perbaikan adalah tiga bulan setelah kontrak habis. Peringatan kepada pihak ketiga diberikan secara bertahap, jika belum melakukan perbaikan. Jika semua sudah diperbaiki, dikembalikan kepada Pemkot Metro kemudian baru dilelang untuk disewakan kembali,” kata Nasriyanto.

Pansus masih menemukan banyak kerusakan di Kolam Renang Tejosari. Menurut Nasriyanto pihaknya telah  meninjau kondisi Kolam Renang Tejosari pasca habisnya kontrak dengan pihak ketiga. Ternyata, kondisi infrastruktur fisik dan fasilitas yang rusak belum ada yang dibenahi.

”Ya masih banyak yang rusak. Seperti kondisi bangunan Ruang Mesin, plafon ambrol dan masih banyak lagi. Rupanya kolam renang ini juga masih dikelola pihak ketiga yang sama. Katanya sudah dapat surat kuasa sementara dari dinas,” terangnya.

Sementara, penanggungjawab pengelola Kolam Renang Tejosari, Misman mengaku telah mendapatkan surat kuasa untuk mengelola sementara dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro.
Terkait perbaikan infrastruktur fisik dan fasilitas yang diminta DPRD, ia tidak dapat memberikan kepastian karena belum ada instruksi dari pimpinan.

”Kalau dibiarkan malah tambah rusak mas, jadi kami diberikan surat kuasa sementara untuk mengelola sebelum ada pemenang tender. Kalau untuk perbaikan saya belum tahu, itukan urusan bos di sini saya hanya bertanggungjawab untuk mengelola saja,” kata dia.

Diakuinya, pihak  perusahaan pun masih ingin mengelola Kolam Renang Tejosari dengan mengikuti tender yang dilakukan Pemkot Metro. Namun tidak dapat memastikan apakah perusahaan akan merealisasikan permintaan DPRD jika tidak memenangkan tender tersebut. (rif)