![]() |
| Ridhuwan Sory Maoen Ali (ist) |
METRO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Lampung meminta kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, untuk segera melakukan inventarisasi terkait aset olah raga dan wisata.
Seperti keberadaan kolam renang di wilayah Tejosari Metro Timur dan cara mendatangkan investor untuk Dam Raman di Metro Utara.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Komisi 2 Ridhuwan Sory Maoen Ali. Terkait aset olahraga Kolam Renang Tejosari, menurut dia harus segera diinventarisir/ditata dengan rapi.
Artinya, untuk fasilitas yang sudah rusak bisa dianggarkan. Terlebih, tambah dia, Kolam Renang Tejosari yang berstatus sewa terhadap pihak ketiga, akan berakhir pada bulan Juni ini.
“Jadi kolam renang itu mau dikemanakan. Sebab selama ini dikontrak oleh swasta. Selama ini bukannya malah bagus, justru kolam itu semakin rusak," kata Ridhuwan di ruang kerjanya, Selasa (16/5/2017).
Menurut dia, Walikota Metro melalui Disporapar harus bertanggungjawab.
"Bahkan, destinasi wisata keluarga seperti Dam Raman harus benar-benar dipikirkan, agar bisa mendatangkan investor,” ujar Ridhuwan, yang juga ketua Fraksi Gerindra.
Ditambahkannya, potensi wisata di Dam Raman sangat memungkinkan dan itu merupakan aset yang bisa dikembangkan, sehingga bisa menjadi salah satu tempat kunjungan tujuan wisata di Kota Metro. (arf)
