![]() |
| Sutono (dok) |
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah membangun enam unit sekolah baru untuk SMA/SMK, yang diprioritaskan pada kabupaten memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) terendah.
"Selain itu, pemprov juga membangun ruang kelas baru di 45 SMA/SMK," jelas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Sutono, Jumat (13/1/2017).
Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan beasiswa kepada anak keluarga petani tidak mampu di Polinela untuk 250 orang mahasiswa, mahasiswa Tanri Abeng University, siswa SMK Kebangsaan dan beasiswa Sampurna Foundation.
"Terkait kesejahteraan guru honor murni, telah diberikan insentif kepada 2.000 guru TK, 7.350 guru SD, 6.320 guru SMP, dan 1.000 guru SMA/SMK," papar Sutono.
Total keseluruhan sebanyak 16.670 guru pada 12 kabupaten. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di daerah terpencil, dilakukan Program Lampung Mengajar sebanyak 100 orang guru tersebar di 12 kabupaten, seperti dilansir Lampungsai.
Di sisi lain, Sutono mengatakan layanan perpustakaan dalam rangka peningkatan dan pengembangan budaya baca juga digencarkan. Di antaranya dengan pembuatan kartu anggota perpustakaan secara gratis dalam waktu dua menit, pengembangan akses data koleksi dan pendaftaran anggota melalui laman perpustakaan.
"Kemudian, layanan story telling, audio visual gratis, wifi gratis bagi pemustaka, layanan perpustakaan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan, perpustakaan keliling, acara car free day Kota Bandar lampung dan pantai wisata," terangnya.
Lalu, mempromosikan perpustakaan pada masyarakat umum dan dunia pendidikan melalui berbagai media dan lokasi, pengukuhan duta baca Provinsi Lampung, serta launching film karakter anak dengan Judul Berani Jujur dan Berwarna Itu Indah. (*)
