Notification

×

BPS: UEA Pemasok Barang Impor Terbesar ke Lampung

28 January 2017 | 10:12 WIB Last Updated 2017-01-28T03:12:28Z
Bambang Widjonarko (kiri). | ist

LAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, Uni Emirat Arab (UEA) merupakan pemasok barang impor terbesar ke provinsi ini selama Desember 2016, dengan nilai mencapai sebesar USD40,38 juta.

"Selain UEA, ada lima negara pemasok barang impor lainnya ke Lampung selama Desember menurut kelompok negara utama," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Bambang Widjonarko, Jumat (27/1/2017).

Ia menyebutkan, negara pemasok barang impor lainnya ke Provinsi Lampung pada Desember 2016, yakni Australia USD32,90 juta, Qatar USD19,66 juta, Brasil USD17,90 juta, Tiongkok USD14,67 juta, dan Amerika Serikat USD3,66 juta.

"Apabila dilihat dari kelompok negara, impor terbesar berasal dari kelompok negara utama yang mencapai USD129,17 juta. Kemudian diikuti negara di ASEAN sebesar USD23,09 juta, dan Uni Eropa USD1,90 juta," terang Bambang.

BPS Provinsi Lampung mengungkapkan bahwa nilai impor daerah itu pada Desember 2016 mencapai USD165,72 juta atau turun 27,58 persen dibandingkan dengan November 2016, seperti dilansir Metrotvnews

"Demikian pula jika dibandingkan dengan Desember 2015 turun 17,69 persen," kata Bambang Widjonarko.

Sedangkan nilai impor nonmigas Desember 2016 mencapai USD88,81 juta atau turun 17,51 persen jika dibandingkan dengan di November 2016. 

Secara kumulatif nilai impor nonmigas Provinsi Lampung sejak Januari hingga Desember 2016 mencapai USD1,3 miliar atau meningkat 11,46 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2015.

"Untuk impor migas Desember 2016 mencapai USD76,91 juta atau turun 36,53 persen jika dibandingkan dengan di November 2016," jelas Bambang. (*)