Notification

×

Walikota Metro Pairin Buka Lokarkarya Program Kota Tanpa Kumuh

15 August 2016 | 12:47 WIB Last Updated 2016-10-07T05:56:19Z

METRO -
Walikota Metro Achmad Pairin membuka acara Lokarkarya Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2016, yang berlangsung di Baraqah Meeting Point (BMP) Kota Metro, Senin (15/8/2016). 

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Walikota Metro Djohan, Kepala PKP Provinsi Lampung, Team Leader Oversight Consultant (oc-2) Provinsi Lampung, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Narasumber, dan para peserta Lokarya.

Tenaga Ahli Sosialisasi KMW Provinsi Lampung, Darsono, selaku Ketua Team Leader Kotaku Provinsi Lampung menyampaikan, bahwa Program KOTAKU adalah program yang dilaksanakan secara nasional di 271 kabupaten/kota di 34 provinsi, yang menjadi basis penanganan pemukiman kumuh yang mengintegrasikan berbagai sumberdaya dan sumber pendanaan. 

"Adapun maksud dan tujuan dari sosialisasi kegiatan ini adalah membangun sistem yang tepadu untuk penanganan pemukiman kumuh, dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat, dan untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya pemukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan," paparnya.

Dalam agenda tersebut, Pemkot Metro sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan, sebagai usaha untuk mengetahui secara lebih mendalam dan melakukan pembahasan secara lebih komprehensif masalah sosial dan kemasyarakatan di Kota Metro. 

Dengan mengidentifikasi berbagai akar permasalahan secara komprehensif, maka perencananaan kota dapat lebih terarah dan terukur, sehingga pembangunan yang dilaksanakan akan lebih tepat sasaran.

Walikota Metro dalam sambutannya menyampaikan beberapa tujuan dari Program Kotaku, diantaranya menurunnya luas kawasan pemukiman kumuh menjadi 0 ha, terbentuknya Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) di tingkat Kota Metro dalam penanganan kumuh yang berfungsi dengan baik, tersusunnya rencana penanganan kumuh tingkat kota dan tingkat masyarakat yang terlembagakan melalui rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Achmad Pairin berharap Program Kotaku dapat menjadi Platform Kolaborasi yang mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh seluas 38.431 ha, yang dilakukan secara bertahap diseluruh Indonesia.

“Saya meminta kepada segenap peserta Lokakarya, untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, mari bersama-sama menciptakan dan menjaga suasana saling pengertian diantara kita semua, sehingga kondisi Kota Metro yang kondusif ini dapat terus kita pertahankan,” tutup Pairin.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Bappeda Kota Metro Arif Joko Arwoko mengenai Kebijakan Penanganan Kawasan Kumuh Kota Metro, Ibu Fika mengenai Percepatan Penanganan Kumuh 2015-2019, dan pemaparan dari Kabid Komunikasi Dishubkominfo Kota Metro Michael Suyono tentang Mass Comunication Strategy. (arf)