Notification

×

Rencana Ridho, Jadikan Lampung Kawasan Marina seperti Ancol

20 August 2016 | 17:40 WIB Last Updated 2016-08-20T10:40:31Z
Gubernur Lampung Ridho Ficardo (kiri) di Kantor Kementerian Pariwisata, Kamis (18/8/2016). (ist)

LAMPUNG ONLINE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah melakukan pengembangan pariwisata di segala sisi, di antaranya dengan mengupayakan perbaikan jalan dan pembentukan jurusan pariwisata di Universitas Lampung, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Kami juga mengupayakan peningkatan kualitas bandara agar bisa menjadi bandara internasional," kata Gubernur Lampung Ridho Ficardo saat konferensi pers Festival Krakatau 2016 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Menurut dia, Lampung merupakan provinsi yang berbasis ekonomi. Namun, Ridho menyadari bahwa sektor pariwisata akan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat secara ekonomi, jika dibandingkan sektor lain.

"Dengan dibangunnya infrastruktur maka kami akan mengarahkan Lampung untuk industri, sekaligus pariwisata karena dukungan alam yang dimiliki Lampung. Kemampuan pariwisata dalam menyejahterakan masyarakat empat kali lipat dari sektor pertanian, dan dua kali lipat dari sektor industri," kata gubernur.

Untuk mempromosikan pariwisata Lampung lebih luas, Ridho juga tengah mendukung film Indonesia yang akan syuting di provinsi ini. Selain itu, ada juga rencana untuk membangun Lampung sebagai kawasan Marina seperti halnya Ancol, seperti dilansir laman Bisnis.

Lampung dengan segenap wisata alam, cocok untuk mereka yang mencari destinasi wisata petualangan tak jauh dari  Jakarta

"Sisi adventure di Lampung sangat baik karena alamnya yang masih sangat alami," ujar Ridho.

Kawasan wisata yang sering dikunjungi antara lain wilayah Tanjung Setia di Pesisir Barat, Danau Ranau, serta Teluk Kiluan. 

Menurut Ridho, selama ini wisatawan bepergian ke Teluk Kiluan untuk menyaksikan lumba-lumpa di alam lepas, tetapi sebenarnya laut-laut di Pesisir Barat lebih banyak ditinggali lumba-lumba. (*)