Notification

×

Rekayasa Lalin Dikembalikan, Herman HN: Orang-Orang Itu Nggak Waras

20 August 2016 | 21:15 WIB Last Updated 2016-08-21T09:35:35Z
Herman HN (ist)

BANDAR LAMPUNG – Menyikapi dikembalikannya rekayasa lalu lintas (Lalin) yang dilakukannya ke seperti semula, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN justru menuding pihak Pemprov Lampung yang melaporkannya ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai orang tidak waras.

"Orang-orang itu malah pada lapor ke menteri. Kalau itu (median jalan) dibuka lagi pasti kan tambah macet. Memang sudah pada nggak waras," tukas Herman HN, di sela-sela sambutan acara peresmian TK-SD Xaverius 1 Bandar Lampung, Sabtu (20/8/2016).

Sebelumnya, Kemenhub yang sudah melayangkan surat keputusan (SK) kepada Pemkot Bandar Lampung, memerintahkan agar rekayasa lalu lintas dikembalikan seperti semula. Itu karena banyaknya keluhan warga pengendara yang menilai, jika rekayasa lalu lintas tersebut justru menambah dan menimbulkan kemacetan baru.

Diketahui, setelah enam bulan rekayasa lalu lintas dilakukan, Pemerintah Kota Bandar Lampung belum juga mau memberikan komentar soal pembongkaran trotoar di Jalan Kartini menuju Jalan Kotaraja, dekat Tugu Juang Pelajar dan Kantor Pos, Bandar Lampung.

Dari pantauan, trotar yang berada tepat di depan Tugu Juang Pelajar tersebut kini sudah terlihat dibongkar. Para pengendara roda empat maupun roda dua dari Jalan Kartini, bisa langsung menuju ke Jalan Kotaraja, Pasar Tengah atau Stasiun Kereta Api.

Saat ditemui, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN belum mau berkomentar soal pembongkaran trotoar tersebut. 

"Ya udah saya nggak ada tanggapan-tanggapan, liat sajalah nanti," sergah Herman HN, usai menghadiri peresmian gedung TK-SD Xaverius 1 Bandar Lampung, seperti dilansir Saibumi.

Taman Tugu Juang Pelajar yang kini sudah hampir selesai, dikabarkan juga akan dilakukan pembongkaran agar kendaraan bisa melewati jalan di depan Kantor Pos. 

Saat dikonfirmasi, orang nomor satu di Kota Bandar Lampung itu belum juga mau angkat bicara soal hal tersebut. 

"Saya nggak mau banyak komentar, liat saja ya nanti, kita lihat akan seperti apa itu nanti," tukas Herman HN. (*)