![]() |
| Margono Tarmudji (kiri). | foto: ist |
LAMPUNG ONLINE - Jumlah kontingen Lampung pada PON XIX Jawa Barat, September 2016 mendatang, sebanyak 140 atlet yang akan diberangkatkan, dengan menggunakan pesawat dan kendaraan roda empat. Selain itu, ada 70 ofisial, termasuk wartawan di dalamnya.
"Kami menempatkan wartawan sebagai bagian dari anggota kontingen, sehingga mereka pun ditempatkan terpisah di masing-masing kabupaten/kota tempat penyelenggaraan PON," jelas Sekretaris Umum (Sekum) KONI Lampung, Margono Tarmudji, Jumat (26/8/2016).
Pada rapat dengan seluruh jurnalis yang akan ikut meliput, Margono meminta selain bertugas sebagai wartawan juga sebagai anggota kontingen.
Dia juga mengatakan jika pihaknya realistis soal target perolehan medali .
"PON lalu kita di urutan ke sepuluh, PON sekarang minimal di posisi tersebut, tetapi kami yakin para pengurus pengprov dan atlet akan meraih prestasi lebih baik. Pasti akan ada kejutan-kejutan dari atlet kita," ujar Margono.
Dia mengakui, persaingan di PON Jawa Barat sangat berat, karena semua daerah luar Jawa bakal meningkatkan posisi menjadi yang terbaik di luar Jawa.
"Kita juga terus menyiapkan diri hingga menghadapi PON XX. Atlet-atlet sudah disiapkan jauh hari. Insya Allah pada PON mendatang posisi kita lebih baik," jelas Margono, seperti dilansir laman Inilahkoran.
"Kami sangat mengharapkan wartawan bersinergi dengan KONI, sehingga semua bisa saling memiliki dan merasa bagian di dalamnya," kata Margono, didampingi Kabid Humas KONI Lampung H Iskandar Zulkarnain.
Sementara, Iskandar meminta seluruh peliput yang akan diberangkatkan bisa bertugas secara tim meski berasal dari beragam media.
"Kita tim, sehingga data yang ada bisa saling membagi, hanya tinggal bagaimana mengemasnya untuk media masing-masing. Sebab, tak kan mungkin di hari yang sama wartawan berada di beberapa venue," kata dia, yang juga Pemimpin Redaksi Lampung Post.
Sementara itu, kontingen Lampung yang akan berangkat lebih dulu yakni tim renang tanggal 11 Agustus 2016 karena mereka akan memulai perlombaan pada tanggal 14 Agustus 2016.
"Kami mengatur semua atlet dan ofisial berangkat minimal tiga hari sebelum pertandingan. Maka ada yang berangkat ketika Idul Adha yakni tim catur dan judo karena mereka bertanding tiga hari ke depannya," jelas Iskandar. (*)
