![]() |
| Yusri Yunus (ist) |
LAMPUNG ONLINE - Tim gabungan dari Direktorat Reserse Umum Polda Jabar dan Satreskrim Polresta Cirebon, menggulung 10 pelaku spesialis curanmor kelompok Lampung Riswan, di sebuah rumah kontrakan di Pantai Timur, Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu (24/8/2016) sekira pukul 07.00 WIB.
KabidHumas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Jabar, Rabu (24/8/2016) mengatakan, penangkapan kelompok Lampung Riswan tersebut merupakan pengembangan penyelidikan kasus pencurian dan penembakan terhadap siswi Islamic Center Cirebon Kota, pada 9 Agustus 2016.
"Selama 14 hari tim melakukan perburuan. Akhirnya diketahui kalau kelompok Riswan tengah beraksi di Pangandaran," ujar Aci sapaan akrab Kabid Humas Polda Jabar.
Masih dikatakannya, tim gabungan yang dipimpin Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Budi Satria langsung mengawasi sebuah rumah kontrakan di Pantai Timur Pangandaran. Sekira pukul 07.00 WIB, tim pun langsung melakukan penangkapan.
"Saat digerebek dalam rumah tersebut 10 orang tersangka dan setelah diamankan dan diperiksa, salah seorang dari mereka ternyata benar tersangka Aris Riswan yang merupakan eksekutor (penembak) saat kejadian di Kedawung, Kota Cirebon," ujarnya, seperti dilansir Galamedianews.
Dijelaskan Aci, ke 10 orang tersangka yang diamankan, yakni, Imron, Ronal, Hermansyah, Riswan Budiman, Ahmad Yani, Lukman, Edi Mustofa, Sanusi ,Edi Sutrisno, Deris, dan Abdullah.
"Aris ini perannya sebagai pemetik bersama Ronal. Sedangkan delapan lainnya joki," ujarnya.
Saat ini tim lagi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti di penadah, dan mencari senpi yang menurut pengakuan Aris berada di Lampung. (*)
