Notification

×

Wawalkot Metro Minta Pengelola Usaha Gunakan Tenaga Kerja Lokal

26 July 2016 | 12:14 WIB Last Updated 2016-10-07T05:25:04Z

METRO -
Wakil Walikota (Wawalkot) Metro Djohan membuka kegiatan bertajuk 'Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengendalian Lingkungan Kota Metro' di Gedung Aula SMKN 1 Metro, Selasa (26/7/2016).

Kegiatan itu turut dihadiri Plh Sekda Kota Metro Khaidarmansyah, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro Yerri Noer Kartiko, Tim Teknis SKPD, serta para peserta sosialisasi.
 
Peserta dari sosialisasi tersebut sebanyak 50 orang yang terdiri dari klinik, puskesmas, rumah makan, dan pasar swalayan yang wajib memiliki dokumen.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro, Yerri Noer Kartiko menyampaikan, tujuan dari sosialisasi tersebut yakni untuk mengingatkan kembali kepada pelaku usaha di Kota Metro, bahwa mereka memiliki kewajiban untuk mengelola dampak dari usaha tersebut.

Ia menjelaskan bahwa secara teknis pelaku usaha di Kota Metro sudah terbilang tertib dan sudah memiliki ijin. 

“Secara teknis para pelaku usaha sudah tertib, namun ada beberapa yang masih kurang yakni melaporkan apa yang mereka kerjakan. Dengan memberikan laporan, kita lebih mudah untuk mengawasi dan memantau performa dari apa yang mereka kelola”, ungkap Yerri Noer Kartiko.
 
Adapun waktu penyelanggaraan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan Kota Metro tersebut selama dua hari bertempat di Aula SMK N 1 Metro.

Agendanya  tentang kebijakan umum peraturan-peraturan yang terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup dan ijin lingkungan hidup, menyusun dokumen UKL-UPL dan melakukan laporan dan melaksanakan isinya, serta cara bagaimana untuk mengelola sampah/limbah.
 
Wakil Walikota Metro, Djohan, menyambut baik dan mengapresiasi atas diadakannya sosialisasi tersebut.  

Dalam sambutannya, dia menyampaikan dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi para pelaku usaha dalam mengurus perijinan, agar tidak menimbulkan dampak negatif bahkan dapat merugikan masyarakat sekitar.
 
“Saya mengharapkan bagi para pelaku usaha kiranya dapat mengurus perijinan, dan saya juga menambahkan agar kiranya kepada para pengelola usaha, hendaklah tenaga kerja yang digunakan berasal  dari warga Kota Metro. Hal tersebut untuk memberdayakan SDM yang ada di Kota Metro serta dapat mengurangi angka pengangguran,” kata Djohan.

Dalam kesempatan itu juga, Djohan selaku Ketua BNNK Metro mengajak seluruh lapisan warga Kota Metro agar bersama-sama  memberantas narkoba, demi menjaga lingkungan masyarakat yang bersih dari tindakan kriminal yang merupakan dampak dari bahaya narkoba. (arf)