Notification

×

Maret 2016, Lampung Termiskin Ketiga di Sumatera

19 July 2016 | 11:16 WIB Last Updated 2016-07-22T04:17:00Z
Yeane Irmaningrum (ist)

LAMPUNG - Dari penghitungan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2016, angka kemiskinan Lampung mencapai 14,29 persen. Dengan persentase tersebut, Provinsi Lampung menjadi provinsi termiskin ketiga di Pulau Sumatera.

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, Lampung menjadi provinsi termiskin ketiga di Sumatera setelah Bengkulu (17,32%) dan Aceh (16,73%). 

Sementara secara nasional, Lampung menempati posisi 10 wilayah yang memiliki penduduk miskin. 

"Dibandingkan September 2015 lalu, Lampung menempati posisi ke-4, Maret ini kembali menempati posisi ke-3," ujarnya dalam konferensi di ruang kerjanya, Senin (18/7/2016).

Dan jika dibandingkan kondisi semester sebelumnya (September 2015) angka kemiskinan Lampung mengalami kenaikan 0,76 poin, dari 13,53 persen. 

Sejalan dengan kenaikan persentase, jumlah penduduk miskin di Lampung pada Maret 2016 juga bertambah 68,9 ribu jiwa menjadi 1,170 juta jiwa, dibandingkan desgan penduduk miskin pada September 2015 yang sebesar 1,101 juta jiwa, seperti dilansir Lampost.

Garis kemiskinan Provinsi Lampung Maret 2016 sebesar Rp364.922 per kapita per bulan, naik 2,28 persen dibandingkan September 2015. Garis Kemiskinan 75,20 persen disumbangkan oleh komoditas makanan, beras, rokok kretek filter, dan telur ayam ras.

Sedangkan Komoditi Non Makanan yang menyumbang 24,80 persen utamanya dipengaruhi konsumsi perumahan, listrik, dan bensin. Garis Kemiskinan di perkotaan lebih tinggi dibanding perdesaan yakni Rp392.488 II berbanding Rp364.922. (*)