Notification

×

Pemprov Lampung-Sampoerna Foundation Kerjasama Bidang Pendidikan

07 June 2016 | 22:20 WIB Last Updated 2016-06-09T07:28:28Z
(foto: humas pemprov lampung)

LAMPUNG -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Sampoerna Foundation menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan. Sampoerna menyediakan donasi senilai Rp2 miliar untuk siswa berprestasi di daerah ini.

Naskah kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU), ditandatangani Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Senior Direktur Sampoerna Fondation Elan Merdy, di Jakarta, Senin (6/6/2016).

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Lampung Bayana menjelaskan, dana Rp2 miliar itu untuk empat siswa berprestasi di Lampung melanjutkan pendidikan di Sampoerna Academy Boarding School.

"Donasi tersebut sebesar Rp100 juta per siswa setiap tahun atau Rp500 juta/siswa selama lima tahun pendidikan Fastrack USA," jelas Bayana.

Sementara Elan Merdy mengatakan, saat ini Sampoerna Foundation sedang melakukan seleksi dari ratusan siswa. Yang diseleksi tersisa delapan siswa. Mereka berasal dari Bandar Lampung enam siswa, dua siswa dari Kota Metro. Dari delapan siswa itu akan dipilih empat siswa.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung juga menerima laporan dari Bambang Irianto, Senior Konsultan PSF - SDO, tentang rencana Sampoerna Foundation membangun SMA/SLTA di Lampung.

Konsultan mulai melaksanakan kegiatan dari desain bangunan (kelas, asrama, ruang guru, ruang makan, tempat ibadah dan lainnya). 

"Untuk  rekruitmen guru, pelatihan guru serta penyelesaian bangunan fisik hingga operasional, saya harap dapat selesai dua tahun," ujar gubernur.

Sampoerna juga berniat mengembangkan energi terbarukan untuk mengatasi krisis listrik. Salah satu potensi yang ada Lampung berupa pohon bambu yang melimpah di Kabupaten Pringsewu.

"Begitu banyak potensi bambu yang bisa dijadikan kerajinan. Juga bisa dimanfaatkan untuk energi listrik," ujar Head Of PSF-SDO Sampoerna Foundation Gusman Yahya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung didampingi Staf Ahli Bidang.Ekonomi dan Keuangan Budiharto, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham, Kepala Bappeda Taufik Hidayat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Herry Suliyanto, Kadis Bina Marga Budi Darmawan dan lainnya. (rls/des)