![]() |
| Jalan lintas barat. (foto: viva) |
LAMPUNG – Ini perlu diketahui bagi calon pemudik yang akan melintasi jalan lintas barat (Jalinbar) di Lampung agar berhati-hati. Pasalnya, hingga kini jalan yang digunakan sebagai jalur mudik itu kondisinya masih rusak parah.
Berdasarkan pantauan di sepanjang jalan lintas barat (Jalinbar), hampir sebagian besar jalan mulai dari Krui menuju Lampung Barat rusak parah. Selain berlubang, jalan tersebut juga rawan tertimpa longsor.
Berdasarkan pantauan di sepanjang jalan lintas barat (Jalinbar), hampir sebagian besar jalan mulai dari Krui menuju Lampung Barat rusak parah. Selain berlubang, jalan tersebut juga rawan tertimpa longsor.
Sementara
akses jalan keluar dari Kabupaten Lampung Barat juga sangat
memprihatinkan. Padahal rute tersebut termasuk dalam rute jalur mudik.
Ada
dua titik yang jalannya sudah terkikis dan nyaris ambles, yang
berpotensi membahayakan para pengguna jalan saat mudik Lebaran 2016 ini jika
tak segera diperbaiki.
Agus, seorang warga yang
melintasi jalan tersebut, mengaku sangat khawatir jika jalan ini tidak
segera diperbaiki, karena bisa membahayakan pengguna jalan. Hal senada
diungkapkan Bibo, warga yang juga mengeluhkan kondisi jalan pada saat
dia melintasi rute tersebut.
"Ini bahaya, sudah jalan
rusak parah seperti ini minim penerangan pula," kata warga Bandar
Lampung, Bibo di Lampung, Selasa (7/6/2016), seperti dilansir laman Viva.
Kasat
Lantas Polres Lampung Barat AKP Iskandar mengatakan, kerusakan jalan
diketahui ada di KM 16 Pekon Bandar Baru Sukau Lampung Barat dan KM 20
Pekon Kota Karang Pesisir Utara Pesisir Barat.
Lalu, di KM 22 Pekon Way Narta
Pesisir Utara Pesisir Barat, KM 28 tanjakan Way Kancah Pekon Negeri Ratu
Pesisir Barat dan KM 25 Pekon Balam Pesisir Utara Pesisir Barat.
"Jalan
yang rusak parah ada di lima titik, ada dua di Lampung Barat dan
beberapa Di Kabupaten Pesisir Barat dan masih belum ada perbaikan sampai
saat ini," kata Iskandar.
Dia mengatakan, pihaknya
telah memasang tanda rambu bahaya untuk meminimalisir potensi
terjadinya kecelakaan di titik-titik tersebut.
"Selain itu kami juga terus melakukan pemantauan dengan melakukan patroli," ujar Iskandar. (*)
