![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG - Sepekan jelang Idul Fitri 1437 H, insiden kebakaran terjadi di Pasar Bukit Kemuning, Lampung Utara, Selasa (28/6/2016), sekitar pukul 20.00. Lima kios penjual pakaian dan bakso di depan pasar itu ludes dilalap si jago merah.
Aparat kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Dari dugaan sementara, kebakaran dipicu korseliting listrik dari kios penjual bakso yang ada di lokasi kejadian.
Seorang saksi mata, Isam (35), warga sekitar, mengatakan, pada saat kejadian kondisi di lokasi sedang sepi karena warga sedang shalat tarawih. Tiba-tiba api diketahui sudah membumbung di sejumlah kios penjual pakaian.
”Takut api menjalar ke sejumlah kios atau toko lainnya, warga berusaha memadamkan api menggunakan air seadanya dari sumur warga dan mobil penjual air milik warga setempat,” ujarnya.
Isam juga menjelaskan, kobaran api begitu besar menghanguskan lima kios penjual pakaian dan sepatu serta penjul bakso. Sekitar satu jam kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Lampung Utara datang untuk memadamkan api.
Menurut para pemilik kios, barang dagangannya tidak ada yang dapat diselamatkan lagi karena api begitu besar.
Sementara, seorang petugas pasar, Sapril (60), mengatakan dari hasil pendataan sementara kios yang terbakar sebanyak lima unit, yang diperkirakan berukuran sekitar 4x6 meter dan 4x10 meter, dengan rata-rata berdinding papan dan satu kios dibangun secara permanen.
Kelima kios yang terbakar terdiri dari tiga kios penjual pakaian dan satu kios tempat penjualan sepatu, serta satu kios lagi tempat berjualan bakso, seperti dilansir Lampost.
Kapolres Lampung Utara AKBP Dedi Supriyadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Dugaan sementara karena arus pendek dari salah satu kios yang terbakar.
”Yang pasti kejadian kebakaran sejumlah kios yang terjadi di depan Pasar Inpres Bukit Kemuning tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Kapolres juga menjelaskan saat kejadian itu berdasar keterangan warga sekitar sejumlah kios yang terbakar sedang tidak ditunggu pemiliknya yang sedang menjalankan salat tarawih. (*)
