Notification

×

Ini Kalimat Terakhir Gadis Asal Lampung Sebelum Tewas

13 June 2016 | 20:35 WIB Last Updated 2016-06-13T13:35:59Z
Angesti semasa hidup (Facebook Angesti)

LAMPUNG ONLINE –
Angesti Sistiana, gadis berparas cantik asal Lampung yang ditemukan terbunuh dalam kondisi tanpa busana di warung milik neneknya, di Desa Kadudampit, Kecamatan Cisaat, Kota Sukabumi, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai wanita ramah.

Gadis berusia 19 tahun itu selalu aktif menyapa teman-temannya di media sosial. Angesti tak sungkan berbalas komentar dengan siapa saja, baik laki-laki, maupun perempuan.

Apapun kalimat yang dituliskan Angesti di akun Facebook pribadinya, selalu ramai dikomentari teman-temannya. Termasuk saat, kabar kematian Angesti menyebar. Akun Facebook dara asal Bandar Lampung itu dibanjiri berbagai ucapan duka cita.

Berdasarkan pantauan, Angesti terakhir kali memperbarui statusnya di Facebook pada 10 Juni 2016, pukul 20.00 WIB, atau kurang dari 24 jam, sebelum ia ditemukan tak bernyawa dengan luka lebam di leher, pada Sabtu (11/6/2016).

"Ramaikan lah 2b444e49" menjadi kalimat terakhir yang ditulis Angesti, seperti dilansir Viva, Senin (13/6/2016).

Angesti ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tanpa busana di dalam warung. Jenazah gadis itu pertama kali ditemukan neneknya, Imah saat akan membuka warung.

Hingga saat ini DS masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Sukabumi. Sementara itu, jenazah Angesti sudah dibawa ke kampung halamannya di Lampung untuk dikebumikan. (*)