Notification

×

Gadis Cantik Dibunuh di Warung Bubur Dimakamkan di Lampung Timur

13 June 2016 | 21:11 WIB Last Updated 2017-05-27T00:00:00Z
Angesti Sistiani (insert kanan: Pelaku DR). | ist

LAMPUNG ONLINE -
Angesti Sistiani, gadis cantik yang berani melawan saat akan diperkosa dan akhirnya tewas rencananya akan dimakamkan di Lampung Timur. Angesti sudah lama tinggal dengan neneknya bernama Sukimah (54) di Sukabumi.

Kedua orangtuanya Siti dan Siswanto berada di Lampung. Rencananya korban akan dimakamkan di Desa Pelindung Jaya tepatnya di Dusun 07, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.

Angesti akan dekat dengan kedua oarngtuanya yang tinggal di Lampung, sebelumnya Angesti memang sering bolak-balik ke Lampung dan Sukabumi rumah neneknya.

Korban tewas setelah melawan terduga pelaku bernama Dadang Rismawan (21) tak lain tetangga korban yang berupaya memerkosanya.

Korban tinggal dengan neneknya di Sukabumi dan tetangga korban yang menyukainya berniat memerkosa, namun lantaran korban menolak akhirnya nyawanya dihabisi oleh pelaku.

Angesti ditemukan tak bernyawa di sebuah warung bubur kacang hijau di RT 17 Rw 4 Kampung Sungapan, Desa Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasar penelusuran dari akun media sosial Facebooknya, perempuan ini berasal dari Jawa Tengah. Namun ia tinggal di Bandar Lampung. Dalam postingan di Facebook Ia mengaku sebagai gadis Lampung. Tapi kejadian yang menewaskan dirinya terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, seperti dilansir Surabayaonline.

Ditemukan Tak Berpakaian
Wanita yang belakangan diketahui bernama Angesti Sistiani itu ditemukan dalam keadaan tak berpakaian.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, Sukimah (54) merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad Angesti dalam keadaan tidak bernyawa pada Sabtu (11/6/2016).

Angesti merupakan gadis cantik berusia 19 tahun yang dikenal ramah oleh teman-temannya. Kabarnya sebelum dibunuh, Angesti yang menjadi korban ini sempat dipukul di bagian lehernya dan dibekap mulutnya oleh tersangka hingga tak sadarkan diri.

Jajaran Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat menangkap pelaku pembunuhan seorang gadis warga Kampung Sungapan, Kabupaten Sukabumi yakni yang masih bertetangga dengan tersangka.

Pelaku pembunuhan disertai dengan pemerkosaan yakni Dadang Rismawan (21) adalah tetangga korban yang rumahnya berdempetan di Desa, Kecamatan Kadudampit, kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur didampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Joni Surya Nugraha di Sukabumi, Minggu.

Ia sangat aktif menyapa teman-temannya di sosial media. Apapun yang ia posting selalu mengundang teman-temannya untuk berkomentar dan menanggapi postinganya tersebut.

Termasuk ketika kabar tragis tentang Angesti menyebar, akun Facebooknya yang bernama Angesti Sistiana pun banjir dengan ucapan duka cita.

Netizen yang mendengar berita ini pun kembali menyuarakan dukungannya. Banyak yang meminta kepada pihak kepolisian agar pelaku dihukum seberat-beratnya atas tindakan keji yang ia lakukan.

Bahkan tak segan-segan, netizen meminta agar pelaku dihukum mati.

Laraz AmizHa PatHel, “Dah hukum mati aza yg bunuh,, biar pd kapok,, krna dia orang tidak berguna.”

Didit Wahyoedi Titho, “Akibat apa???? Akibat terpengaruh Miras!!!!! smoga Tuhan melaknat pelakunya.

Popay Jack, “Layak untuk dihukum mati.(*)