Notification

×

GM PLN: Persoalan Listrik di Lampung Tanggungjawab Bersama

14 June 2016 | 12:15 WIB Last Updated 2016-06-14T05:15:11Z
Irwansyah (kemeja putih) . | foto: ist

LAMPUNG - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Wilayah Lampung menargetkan setiap daerah di Lampung memiliki listrik. Pasalnya, 20 persen daerah di Lampung kini masih belum teraliri listrik.

GM PLN Distribusi Wilayah Lampung Lampung Irwansyah mengungkapkan, 20 persen daerah yang belum memiliki listrik meliputi Pesisir Barat, Mesuji, Seputih Banyak, Beberapa desa di Lampung Utara dan Way Kanan.

"Beberapa desa di wilayah Lampung masih ada yang belum punya listrik. Ada sebagian yang sudah teraliri listrik tetapi dayanya kurang. Sebab itu, PLN secara bertahap membangun transmisi supaya daerah tersebut bisa dialiri listrik," ujar GM PLN Distribusi Lampung Irwansyah, Selasa (14/6/2016).

Ia menjelaskan, langkah awal supaya 20 persen daerah tersebut bisa mendapat pasokan listrik, maka pihaknya pada 2016 ini mulai membangun transmisi untuk memasok listrik di sembilan desa di Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat.

"Pembangunan transmisi untuk sembilan desa itu sedang berjalan. Pemancangan tiang listriknya juga begitu," kata dia

Untuk rinciannya, sambung Irwansyah, meliputi enam desa di Pesisir Barat dan tiga desa di Lampung Barat.

"Jalur Liwa - Krui akan dibangun satu gardu induk dengan kapasitas 4 Mega Watt," imbuhnya

Selanjutnya, tambah dia, pada 2017, pembangunan transmisi bergeser ke wilayah Mesuji, Menggala, Seputih Banyak, Dipasena, seperti dilansir Tribunlampung.

"Untuk membangun semua itu dari nol dibutuhkan waktu dua tahun. Itu dibangun dari tahapan tanah bebas," katanya

Irwansyah berharap, semua pihak dapat mendukung dan bersinergi dengan PLN. Sebab, menurut dia, persoalan listrik yang sedang dialami Lampung merupakan tanggungjawab bersama yakni PLN, Pemerintah Provinsi Lampung, pihak terkait (Stakeholder) dan masyarakat.

"Jika semua pihak menganggap persoalan listrik adalah persoalan prioritas. Kemudian kita semua bahu-membahu saling dukung sesuai ranahnya masing-masing maka tentu lampung akan segera terbebas dari persoalan listrik seperti sekarang ini," tegas Irwansyah. (*)