Notification

×

Kapan Anggota DPRD Bandar Lampung Itu Dibunuh? Ini Kata Polisi

30 May 2016 | 15:52 WIB Last Updated 2016-05-30T08:55:41Z
Muhammad Panshor. (dok. LO)

LAMPUNG ONLINE - Walaupun sudah dinyatakan positif jika jasad korban mutilasi di OKU Timur adalah anggota DPRD Bandar Lampung M Panshor, namun pihak Polda Sumsel hingga kini belum bisa memastikan kapan pria itu dibunuh.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Polda Lampung untuk pendalaman lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan sadis tersebut.

"Belum diketahui kapan pastinya yang bersangkutan dibunuh. Kita terus koordinasi dengan Polda Lampung kapan terakhir alm hilang dan dengan siapa terakhir kali bertemu," kata jendral bintang dua ini, Senin (30/5/2016).

Terkait hasil lebih lanjut, Djoko berharap kepada masyarakat agar bersabar. Dikarenakan pihaknya bersama Polda Lampung masih terus mendalami mengenai motif pembunuhan tersebut, seperti dilansir Sripoku.

DNA Anak

Untuk mengungkapkan penemuan jasad M Panshor korban mutilasi di sebuah sungai di OKU Timur memang bukan perkara mudah. Diperlukan sampel serta bukti yang cukup rumit.

Kendati sampel dari istri korban telah dicocokkan, namun semula belum bisa menguatkan bahwa yang bersangkutan merupakan anggota DPRD Lampung yang telah lama menghilang tersebut.

Akan tetapi, jasad M Panshor baru diketahui setelah mengambil sampel DNA dari anak perempuan korban bernama Marissa Elfiria.

"DNA anak itu (Marissa, red) merupakan perpaduan antara ibu dan ayah. Setelah dicocokkan memang ada kemiripan. Dan kesimpulannya bahwa korban ini memang benar atas nama M Panshor yang diketahui bertugas di DPRD Lampung," kata Djoko Prastowo.

Seperti diketahui, potongan tubuh M Panshor ditemukan di sebuah sungai di OKU Timur dalam kondisi dimutilasi. Potongan tubuh ditemukan sudah dalam kondisi rusak dan terpisah-pisah antara satu sama lainnya. (*)