Notification

×

Hindari Korupsi, Ketua KPK Berharap Gaji PNS Meningkat

21 May 2016 | 15:29 WIB Last Updated 2016-05-21T08:29:15Z
Agus Rahardjo (ist)

LAMPUNG ONLINE - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo berpendapat, peningkatan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pelayanan publik tidak akan terwujud bila PNS masih mendapatkan gaji yang di bawah standar.

"Tidak mungkin membiarkan birokrat kita gajinya kurang, reformasi birokrasi harus diperbaiki," kata Agus usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Menurut dia, peningkatan kesejahteraan PNS merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang perlu dibenahi. Selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, urusan kesejahteraan juga dianggap sebagai salah satu cara menghindarkan diri dari praktik korupsi.

Agus pun menyatakan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei harus menjadi momentum kebangkitan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kita harus bangkit, memperbaiki diri dari korupsi," kata dia.

Agus berharap personel yang bekerja di bawah kepemimpinannya dapat menjadi contoh kebangkitan nasional dan memperbaiki diri dari korupsi. Pegawai di KPK, kata dia, harus berada di barisan terdepan dalam reformasi birokrasi dengan mengutamakan pelayanan publik.

"(Pegawai KPK) harus (jadi contoh) karena pegawai KPK paling tidak sudah menerima gaji yang lebih tinggi dibanding birokrasi lain," kata mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah itu, seperti dilansir CNNIndonesia.

Selain itu, Agus juga mengungkapkan single identity number dapat berperan besar dalam pemberantasan korupsi. Menurut dia, dengan  mengintegrasikan data-data warga negara, tidak ada lagi warga negara yang memanipulasi data keimigrasian, perpajakan dan lainnya.

"Saya dalam beberapa kali kesempatan dengan presiden mengatakan tolong reformasi birokrasi kita diperbaiki tolong kita punya single identity number," tutur Agus. (*)