Notification

×

Besok, Misteri Mayat Diduga Anggota DPRD Bandar Lampung Terungkap

29 May 2016 | 19:57 WIB Last Updated 2016-07-31T11:35:20Z
Muhammad Pansor (dok)

LAMPUNG - Hingga kini, penemuan potongan tubuh manusia di OKU Timur beberapa waktu lalu, diduga anggota DPRD Bandar Lampung Muhammad Pansor, masih terus dilakukan penyelidikan. 

Untuk lebih memastikan kebenaran identitas potongan tubuh manusia tersebut, baik itu kepala, tangan, kaki dan tulang belakang harus menunggu hasil tes DNA.

Direktur Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Zarialdi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Polda Sumatera Selatan tentang hasil tes DNA mayat di OKU Timur. 

Tes DNA jasad yang diduga anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor itu dikirim ke Polda Sumatera Selatan, dan akan diumumkan langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo, Senin (30/6/2016) besok.

“Kita sudah koordinasi, hasil tes DNA sudah dikirim langsung ke Polda Sumsel, kita tidak berani sampaikan hasilnya. Informasi yang saya dapat, besok Kapolda Sumsel sendiri yang ekpose. Kita tidak ada wewenang karena mayatnya ditemukan di OKU,” kata Zarialdi.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova ketika ditemui di Masjid Assa'adah Mapolda Sumsel menuturkan, dirinya telah memerintahkan Kabid Dokkes Polda Sumsel untuk mengambil hasil tes DNA yang dilakukan di Mabes Polri.

"Hari Sabtu (28/5/2016), Kabid Dokkes berangkat ke Mabes untuk mengambil hasil tes DNA yang telah dikirimkan beberapa waktu lalu. Nanti baru bisa diketahui hasilnya," ujarnya, Jumat (27/5), seperti dilansir Tribunnews.

Dari hasil tes DNA yang diambil, baru dapat disimpulkan apakah potongan tubuh yang ditemukan di OKU Timur adalah Pansor, yang merupakan anggota DPRD Bandar Lampung yang dinyatakan hilang, atau bukan.

Itu karena dari Polda Lampung juga telah mengirimkan sampel DNA dari keluarga M Pansor untuk dicocokkan dengan DNA dari potongan tubuh manusia yang ditemukan di OKU Timur. Sehingga dapat dipastikan apakah ada kecocokan antara sampel DNA yang dikirimkan Polda Sumsel dengan Polda Lampung.

"Kami masih terus berkoordinasi dengan Polda Lampung. Namun, untuk masalah hasil tes DNA yang telah dikirimkan masih menunggu, karena Kabid Dokkes baru akan berangkat, nanti dijelaskan semua dan tidak ada yang ditutupi," pungkas Djoko. (*)