Notification

×

Adik Kandung Ketua Bawaslu Lampung Dianiaya saat Demo IAIN

24 May 2016 | 22:29 WIB Last Updated 2016-05-24T15:30:15Z
Fatikhatul Khoiriyah (ist)

BANDAR LAMPUNG -
Akibat diduga dianiaya oknum polisi dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bandar Lampung dan petugas satpam IAIN, serta preman, saat demo di Kampus IAIN Raden Intan Lampung, Jumat (20/5/2016) lalu, Ahmad Baladi Umah alias Pupung mengalami patah tulang kaki kiri dan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Ternyata, Pupung merupakan adik kandung Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Tidak terima, wanita berhijab itu lalu melaporkan kasus dugaan penganiayaan terhadap adik bungsunya itu ke bagian Profesi dan Pengamanan (Propam).  

"Pupung adik kandung saya. Dia anak bungsu dan kuliah di Fakultas Syariah. Saya sudah buat surat kuasa mewakili keluarga. Teman-teman IAIN yang mengantarkan ke Propam hari ini, tapi saya belum tahu apakah sudah dikasih surat tanda terima atau belum dari Propam," kata dia, Selasa (24/5/2016), seperti dilansir Lampost.

Menurut wanita yang akrab disapa Khoir itu, saat demo di IAIN ada oknum polisi, satpam, dan orang menggunakan pakaian preman ikut memukul Pupung. Pihaknya sudah menyiapkan bukti berupa foto, video, dan beberapa saksi. (*)