Notification

×

Pilkada di Lampung Panas, Rumah Cawalkot Dilempar Bom

07 December 2015 | 20:17 WIB Last Updated 2016-07-31T11:22:27Z
(ilustrasi/ist)

LAMPUNG - Dalam masa tenang menjelang pelaksanaan pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang, aksi teror dan perusakan kerap terjadi di beberapa daerah di Lampung.

Setelah pada Sabtu (5/12/2015) lalu terjadi perusakan posko pemenangan calon bupati di Lampung Tengah, kini terjadi teror bom molotov di rumah salah satu Calon Wali Kota (Cawalkot) Metro, Abdul Hakim.

Berdasarkan keterangan anggota tim sukses pasangan nomor urut dua itu, Jaki Mubarok pada Senin (7/12/2015), pelemparan molotov dilakukan sekitar pukul 03.45 WIB jelang shalat Subuh tadi.

"Teras rumah sekaligus posko pemenangan itu rusak dilempar bom (molotov) oleh orang yang tidak kami kenal," katanya.

Menurut Jaki, aksi tersebut sudah dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan dari aparat kepolisian setempat.

Sementara, seorang petugas jaga yang menyaksikan pelemparan bom tersebut, Dicky, mengatakan menjelang shalat Subuh dua orang tak dikenal berusia 40-an mondar mandir di depan rumah Abdul Hakim. 

"Saya lihat ada dua orang mondar mandir di jalan.  Awalnya tidak curiga, jadi saya biarkan saja," ujarnya.

Menurut Dicky, saat itu dia berada di dalam ruang utama. Sebelum kejadian, dia sempat ke depan menemani teman yang berjaga. Ia melihat dua orang bermotor dua kali mondar mandir di depan rumah yang juga di depan posko.

‪"Saya juga ikut masuk soalnya mau siap-siap shalat Subuh. Nggak tau kalau bakalan dilempar bom molotov," kata saksi lainnya, Pram. (dbs)