![]() |
| Penjabat (Pj.) Wali Kota Bandar Lampung Sulpakar saat meninjau rusunawa di Panjang, Bandar Lampung, Jumat (11/12/2015).(foto: lampost) |
BANDAR LAMPUNG - Ini kabar gembira bagi warga Bandar Lampung yang belum memiliki tempat tinggal tetap. Pemerintah Kota Bandar Lampung menyediakan rumah susun sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bandar Lampung Sulpakar bersama sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) meninjau rusunawa tersebut, Jumat (11/12/2015). Dia memastikan, rusunawa Ketapang itu sudah bisa ditempati mulai Januari 2016 mendatang.
"Masyarakat Bandar Lampung yang berminat menempati rusunawa dipersilakan mendaftar. Persyaratannya cukup dengan membawa kartu keluarga (KK) dan KTP asli Bandar Lampung," ujar Sulpakar.
Dijelaskan, rusunawa ini dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk saat ini, rusunawa yang berjumlah 198 petak itu telah dihibahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, seperti dilansir Lampost.
Dijelaskan, rusunawa ini dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk saat ini, rusunawa yang berjumlah 198 petak itu telah dihibahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, seperti dilansir Lampost.
"Jumlahnya ada sekitar 198 petak, mudah-mudahan pertengahan Januari 2016 mendatang masyarakat sudah dapat menghuni secara keseluruhan semua petak di rusunawa itu," harap Sulpakar.
Diterangkan, dari 198 petak yang ada, sudah 60 peminat yang mendaftar. Nantinya penghuni dikenakan uang sewa Rp150 ribu per bulan. Namun untuk biaya listrik dan air ditanggung penghuni.
Sementara, Camat Panjang Herni Musfi berharap keberadaan rusunawa di wilayahnya dapat dimanfatkan sebaik-baiknya, untuk kepentingan warga Bandar Lampung, terutama dari kalangan kurang mampu.
Diterangkan, dari 198 petak yang ada, sudah 60 peminat yang mendaftar. Nantinya penghuni dikenakan uang sewa Rp150 ribu per bulan. Namun untuk biaya listrik dan air ditanggung penghuni.
Sementara, Camat Panjang Herni Musfi berharap keberadaan rusunawa di wilayahnya dapat dimanfatkan sebaik-baiknya, untuk kepentingan warga Bandar Lampung, terutama dari kalangan kurang mampu.
"Rusunawa ini sangat bagus untuk membantu masyarakat Bandar Lampung yang kurang mampu dan belum memiliki tempat tinggal yang layak," kata dia. (*/des)
