![]() |
| Ombak di Pantai Tanjung Setia. (foto: istimewa) |
LAMPUNG - Tidak kalah dengan Bali, Lampung juga punya pantai keren bagi para peselancar. Namanya Pantai Tanjung Setia, yang terletak di Kabupaten Pesisir Barat. Destinasi ini bahkan sudah menjadi spot surfing kelas dunia.
Pantai Tanjung Setia terletak di pesisir selatan Kabupaten Pesisir Barat, tepatnya ada di Desa Tanjung Setia. Pantai ini sudah terkenal di mata para peselancar mancanegara karena ombaknya yang bergulung-gulung dan sangat cocok untuk olahraga selancar.
Dari informasi yang dikumpulkan, Kamis (12/11/2015), tak kurang puluhan turis bule mendatangi pantai ini hanya untuk surfing saat musim liburan tiba. Mereka biasanya menghabiskan waktu untuk berselancar pada siang hari hingga menuju ke sore, dan pulang saat sunset tiba.
Pantai Tanjung Setia terletak di pesisir selatan Kabupaten Pesisir Barat, tepatnya ada di Desa Tanjung Setia. Pantai ini sudah terkenal di mata para peselancar mancanegara karena ombaknya yang bergulung-gulung dan sangat cocok untuk olahraga selancar.
Dari informasi yang dikumpulkan, Kamis (12/11/2015), tak kurang puluhan turis bule mendatangi pantai ini hanya untuk surfing saat musim liburan tiba. Mereka biasanya menghabiskan waktu untuk berselancar pada siang hari hingga menuju ke sore, dan pulang saat sunset tiba.
Ombak di Tanjung Setia memang terkenal di kalangan para peselancar. Bahkan ombak di sini sering disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Levelnya sama dengan ombak-ombak yang ada di lautan Hawaii. Pantas saja jika pantai ini diburu oleh para peselancar dari berbagai negara, meskipun lokasinya agak tersembunyi.
Selain ombak yang indah, traveler juga bisa melihat sajian hamparan padang lamun yang kaya akan biota laut seperti berbagai jenis alga, moluska, udang dan lainnya. Itulah sebabnya, selain untuk surfing, pantai ini juga sering digunakan sebagai tempat memancing untuk warga sekitar, dari mulai ikan hingga gurita.
Bahkan apabila traveler memancing ke arah sedikit lebih ke tengah dengan menggunakan kapal, Anda punya kesempatan untuk memancing ikan Blue Marlin yang dalam bahasa lokal diberi nama Iwa Tuhuk. Rekor yang dicatat, pernah ada traveler yang berhasil menangkap ikan Blue Marlin seberat 50 sampai 70 kilogram dan berukuran hingga 170 cm.
Selain ombak yang indah, traveler juga bisa melihat sajian hamparan padang lamun yang kaya akan biota laut seperti berbagai jenis alga, moluska, udang dan lainnya. Itulah sebabnya, selain untuk surfing, pantai ini juga sering digunakan sebagai tempat memancing untuk warga sekitar, dari mulai ikan hingga gurita.
Bahkan apabila traveler memancing ke arah sedikit lebih ke tengah dengan menggunakan kapal, Anda punya kesempatan untuk memancing ikan Blue Marlin yang dalam bahasa lokal diberi nama Iwa Tuhuk. Rekor yang dicatat, pernah ada traveler yang berhasil menangkap ikan Blue Marlin seberat 50 sampai 70 kilogram dan berukuran hingga 170 cm.
![]() |
| Turis berfoto di Pantai Tanjung Setia. (foto: istimewa) |
Akses menuju ke Pantai Tanjung Setia bisa ditempuh dengan menggunakan jalan darat. Dengan menggunakan kendaraan umum, traveler naik saja bus Krui Putra dari Terminal Rajabasa di Bandar Lampung, yang melewati Jalan Raya Trans Sumatera, dan berhenti langsung di pantai Tanjung Setia. Ongkos bus berkisar sekitar Rp 40.000 sampai Rp 50.000, seperti dilansir Detik.
Sepanjang jalan, traveler akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari Pegunungan Bukit Barisan Selatan dengan lereng dan jalan berkelok-kelok, namun relatif mulus. Hijau sejauh mata memandang, dijamin bikin segar. Perjalanan selama kurang lebih 6 sampai 7 jam pun seperti tidak terasa.
Meskipun Anda tidak bisa berselancar, namun menikmati keindahan pantai ini saat momen sunset juga istimewa. Traveler akan dimanjakan dengan pemandangan memesona matahari tenggelam yang tidak bisa didapatkan di pantai lainnya. Semuanya hanya ada di Pantai Tanjung Setia. (*)
Sepanjang jalan, traveler akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari Pegunungan Bukit Barisan Selatan dengan lereng dan jalan berkelok-kelok, namun relatif mulus. Hijau sejauh mata memandang, dijamin bikin segar. Perjalanan selama kurang lebih 6 sampai 7 jam pun seperti tidak terasa.
Meskipun Anda tidak bisa berselancar, namun menikmati keindahan pantai ini saat momen sunset juga istimewa. Traveler akan dimanjakan dengan pemandangan memesona matahari tenggelam yang tidak bisa didapatkan di pantai lainnya. Semuanya hanya ada di Pantai Tanjung Setia. (*)

