Notification

×

Korban Jie Tour and Travel di Lampung Bertambah

23 December 2014 | 12:35 WIB Last Updated 2016-07-31T11:39:59Z

LAMPUNG SELATAN – Tidak hanya siswa dan guru SMPN 2 Bandar Lampung yang gagal berangkat tur, karena diduga diperdayai biro perjalanan Jie Tour and Travel. Hal serupa juga dialami 35 kepala SD dan guru di Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan.

Biro perjalanan Jie Tour and Travel yang tadinya siap mengantarkan perjalanan para pendidik itu, tidak menepati janjinya. Padahal, para guru sudah siap berangkat Minggu (21/12/2014).

Kepala SDN 1 Sidoasri, Iswanto, mengakui rencananya kepala sekolah dan guru ke Jakarta untuk liburan. Namun saat ditunggu-tunggu, biro tersebut tidak datang untuk mengantar mereka.

’’Kami sudah membayar Rp1 juta per orang. Tetapi ke biro baru dibayar Rp22 juta. Sisanya akan dibayar nanti, setelah kita jalan. Ternyata, biro yang selama ini sudah dipercaya melayani perjalanan wisata tidak datang,” kata Iswanto Senin (22/12/2014).

Iswanto menambahkan, ia sudah dijanjikan oleh orang kepercayaan dari Jie Tour and Travel untuk menyelesaikan gagalnya perjalanan wisata. Perwakilan tour di Kecamatan Candipuro siap mengembalikan uang yang telah disetorkan.

”Mereka (Jie Tour and Travel) akan bertanggungjawab hingga uang kami dikembalikan. Makanya sampai sekarang kami masih menunggu uang tersebut,” ujarnya, seperti dilansir radarlampung.co.id.

Kepala SDN Rawaselapan Sakiran menambahkan, uang Rp1 juta yang disetor itu untuk biaya perjalanan tur selama dua hari satu malam. Ia berharap uang tersebut dikembalikan utuh.

”Ini bentuk penipuan yang dilakukan oleh agen perjalanan wisata. Kami minta uang kembali. Mudah-mudahan ada tanggungjawab dari biro perjalanan yang gagal memberangkatkan kami,” tegas Sakiran.

Diketahui, sebanyak 138 siswa plus 13 guru pendamping SMPN 2 Bandarlampung gagal melaksanakan study tour ke Bali, Yogyakarta dan Jakarta. Hal ini terjadi akibat indikasi penipuan yang dilakukan biro perjalanan Jie Tour dan Travel yang dipercaya mengurus keberangkatan rombongan. Dana study tour sejumlah Rp346 juta yang telah disetor ke pihak Jie Tour dan Travel juga diduga telah dilarikan. (*)