Notification

×

Humas BI: Kinerja Perbankan Lampung Melambat

23 December 2014 | 08:40 WIB Last Updated 2014-12-23T01:40:21Z
Seorang pengendara motor melintas di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung. (LO)

LAMPUNG -
Kinerja perbankan di Provinsi Lampung triwulan III-2014 secara umum mengalami perlambatan. Hal itu terlihat dari melambatnya pertumbuhan indikator-indikator utama, yakni jumlah aset, penghimpunan dana pihak ketiga atau DPK, dan penyaluran kredit.
 
"Kenaikan suku bunga simpanan tidak memberikan dampak secara signifikan terhadap pertumbuhan DPK. Sementara peningkatan suku bunga kredit yang merupakan respon dari kenaikan suku bunga DPK, memberikan dampak bagi berlanjut tren perlambatan penyaluran kredit," kata Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Nunu Hendrawanto, Selasa (23/12/2014).

Menurutnya, rasio perbandingan antara jumlah dana yang disalurkan ke masyarakat (kredit) dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri yang digunakan atau 'Loan to Deposit Ratio' (LDR) perbankan, kembali mengalami peningkatan. Namun di sisi lain, rasio kredit bermasalah juga menunjukkan tren meningkat yang telah terjadi sejak triwulan I 2014.

"Arus masuk dan keluar uang kartal dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung pada triwulan III 2014 menunjukkan adanya net inflow, yaitu jumlah uang yang masuk lebih besar dibandingkan uang yang keluar," jelas Nunu.

Namun, menurutnya, secara triwulanan terjadi 'net outflow' yang terutama didorong kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu. Sehingga kebutuhan uang kartal masyarakat mengalami peningkatan.

"Sementara transaksi kliring dan BI RTGS menunjukkan, penurunan dibandingkan dengan triwulan III 2014," ujar Nunu. (*)