Notification

×

Rusak Mobil Warga, Polisi Gila Diamankan Propam

23 December 2014 | 09:03 WIB Last Updated 2014-12-23T02:03:29Z

RIAU - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau mengamankan Bripka WH yang bertugas di Pekanbaru, karena diduga mengalami gangguan jiwa dengan tingkah aneh, termasuk merusak sejumlah mobil warga yang melintas di depan rumah dinas wali kota.

"Anggota tersebut dilaporkan bertingkah aneh di jalanan umum tepat di depan rumah Wali Kota Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani tadi siang. Dia menendang-nendang mobil yang melintas di sekitar lokasi itu," kata Kepala Bidang Propam Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budi Santoso di Pekanbaru lewat telepon, Senin malam (22/12/2014).

Ia menjelaskan, anggota stres tersebut awalnya diamankan warga karena dianggap meresahkan dan mengganggu kelancaran serta ketertiban lalu lintas. Ketika itu, warga kemudian menyerahkan Bripka WH ke Polresta Pekanbaru yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Sewaktu diamankan warga, dia mengaku sebagai anggota polisi, makanya kemudian diserahkan ke Mapolresta Pekanbaru," jelas Budi.

Setelah itu, kata AKBP Budi Santoso, diketahui yang bersangkutan ternyata tercatat sebagai anggota di Polda Riau dan kemudian Polresta mengantarkannya ke Ditpropam Polda Riau.

"Yang bersangkutan kemudian kami terima dan sempat diintrogasi. Karena dalam kondisi stres, kemudian diantarkan ke Rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru," ujar Budi.

Setelah itu, pihak medis merujuk Bripka WH ke Rumah Sakit Jiwa di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, karena ada indikasi gangguan kejiwaan.

"Saya tidak tahu persis mengapa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Tapi biasanya karena sebelumnya menjadi pecandu narkoba," ungkap Budi, seperti dilansir skalanews.com.

Menurut catatan, kata Kabid Propam, Pripka WH adalah anggota aktif di Polda Riau namun tercatat sebagai salah satu dari sekian anggota yang mengalami gangguan kejiwaan.

"Yang bersangkutan sebenarnya telah berkeluarga. Namun informasi yang kami terima, istrinya berada di Medan, Sumatera Utara," katanya. (*)