Notification

×

Wujudkan Bandara Dwi Fungsi, Lampung dan Sumsel Harus Promosi

16 September 2014 | 11:53 WIB Last Updated 2014-09-16T04:53:56Z
Muhamad Jhonson

SUMATERA SELATAN - Gagasan untuk mewujudkan bandara Lanud Gatot Subroto di Way Tuba perbatasan wilayah Lampung dan Sumsel menjadi bandara dwi fungsi (sebagai bandara TNI AD dan bandara komersil) mendapat apresiasi positif. Salah satunya dari Staf khusus Gubernur Sumsel Bidang Sistim Transportasi dan Pariwisata Drs Muhamad Jhonson.

Jhonson mengatakan, untuk  mewujudkan keinginan agar Lanud Gatot Subroto menjadi dua fungsi, pejabat dua provinsi (Sumatera Selatan dan Lampung) agar melakukan promosi bersama dengan meggandeng tour operator dari negara luar, pelaku ekspor komoditi.

Dalam promosi bersama tersebut dipaparkan manfaat postif serta keuntungan yang diperoleh setelah Lanud Gatot Subroto berfungsi juga sebagai bandara komersil.

Di kesempatan itu Jhonson mengatakan,  pihaknya sangat berterimakasih kepada group El-Jhon yang sudah berinisiatif untuk mewujudkan Bandara Lanud Gatot Subroto menjadi bandara dwi fungsi. Dikatakan Jhonson, patut disambut baik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan berkantong tebal. Baik wisatawan domestic, internasional maupun wisatawan yang memilik minat khusus (peneliti).

Tugas pihak terkait baik itu di tingkat Kabupaten maupun di provinsi berupaya agar Bandara Lanud Gatot Subroto bermanfaat baik itu sebgaiai transfortasi udara untuk mengangkut wisata dari dan tujun Sumsel , kemudian juga potensi ekonomi bisa mangangut sayur mayor dari Sumsel khususnya Pagaralam dan Bandingangun ke pasaran Singapura.

“Dampak ekonomi, sosial dan budaya sangat luar biasa apabila dua provinsi ini bisa bersinergi,” terang Jhonson, seperti dilansir sripoku.com, Selasa (16/9/2014).

Dia menambahkan, pihaknya optimis kunjungan wisata dan ekspor komoditi akan semakin meningkat di dua provinsi bertetangga ini. Hasil komoditi beberapa kabupaten kota di Sumsel berpeluang meningkatkan perekonomian rakyat bila bisa langsung diekspor. Saat ini kata Jhonson, beberapa Kabupaten Kota di Sumsel sudah memiliki bandara komersil seperti Sekayu, Pagaralam dan Bandingagung.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Dr H Parhat Syukri SE MSi yangdidampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten OKU Aufa S Sarkomi SP MSc menjelaskan pihak El-Jhon dan Pangdam sudah melakukan survey untuk menjajaki potensi Lapangan Udara Gatot Subroto menjadi dwi fungsi.

“Survey lapangan sudah dilakukan , masih menunggu persyararatan-persyaratan termasuk menambah lintasan,” terang Kadisbudpar. (*)