![]() |
| Sjachroedin Z.P sedang berorasi saat kampanye nasional Jokowi-JK di Lampung. (ist) |
LAMPUNG - Mantan Gubernur Lampung dua periode Sjachroedin Z.P yang diusulkan masuk dalam bursa calon menteri di kabinet Jokowi-JK, belum mau berkomentar banyak terkait usulan yang disampaikan Seknas Jokowi Lampung.
Sjachroedin Z.P menyatakan, meskipun nantinya mendapat tawaran resmi, namun dirinya akan tetap mempertimbangkan tawaran tersebut. Sebab menurut Oedin, untuk duduk sebagai seorang menteri di kabinet, harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang mumpuni. Selain itu, seorang menteri idealnya juga harus memiliki pengalaman yang cukup, khususnya pengalaman di pemerintahan.
"Saya pikir dulu. Bukannya langsung mau. Kalau menerima jabatan itu, kita lihat mampu tidak," tegas Sjachroedin Z.P, seperti dilansir rri.co.id, Selasa (16/9/2014).
Sebelumnya diketahui, beberapa waktu lalu Seknas Jokowi Lampung melakukan tracking rekam jejak, integritas, dan profesionalitas tokoh-tokoh asal Lampung yang akan diusulkan sebagai menteri dalam Kabinet Jokowi-JK.
Beberapa nama yang diajukan Seknas Jokowi Lampung tersebut di antaranya, Ryamizard Ryacudu, Bustanul Arifin, Siti Nurbaya Bakar, Sapta Nirwandar, Siti Noor Laila, Sjachroedin Z.P, serta Anang Prihantoro.
Ketua Seknas Jokowi Lampung, Dedy Mawardi memastikan, penilaian terhadap rekam jejak, integritas, serta profesionalitas tidak didasarkan subjektif, namun menggunakan standar tracking dan penilaian dari ahli, serta partisipasi media dan masyarakat. (*)
Sjachroedin Z.P menyatakan, meskipun nantinya mendapat tawaran resmi, namun dirinya akan tetap mempertimbangkan tawaran tersebut. Sebab menurut Oedin, untuk duduk sebagai seorang menteri di kabinet, harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang mumpuni. Selain itu, seorang menteri idealnya juga harus memiliki pengalaman yang cukup, khususnya pengalaman di pemerintahan.
"Saya pikir dulu. Bukannya langsung mau. Kalau menerima jabatan itu, kita lihat mampu tidak," tegas Sjachroedin Z.P, seperti dilansir rri.co.id, Selasa (16/9/2014).
Sebelumnya diketahui, beberapa waktu lalu Seknas Jokowi Lampung melakukan tracking rekam jejak, integritas, dan profesionalitas tokoh-tokoh asal Lampung yang akan diusulkan sebagai menteri dalam Kabinet Jokowi-JK.
Beberapa nama yang diajukan Seknas Jokowi Lampung tersebut di antaranya, Ryamizard Ryacudu, Bustanul Arifin, Siti Nurbaya Bakar, Sapta Nirwandar, Siti Noor Laila, Sjachroedin Z.P, serta Anang Prihantoro.
Ketua Seknas Jokowi Lampung, Dedy Mawardi memastikan, penilaian terhadap rekam jejak, integritas, serta profesionalitas tidak didasarkan subjektif, namun menggunakan standar tracking dan penilaian dari ahli, serta partisipasi media dan masyarakat. (*)
