Notification

×

Komplotan Lampung Digulung, Dua Terpaksa Ditembak

17 September 2014 | 20:01 WIB Last Updated 2014-09-17T13:01:03Z

TANGERANG – Satuan Unit Pencurian Kendaraan Bermotor (Unit Ranmor), Polres Metro Tangerang, berhasil menggulung komplotan pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) jaringan Lampung, Rabu (17/09/2014).

Para penjahat yang meresahkan itu masing-masing Mudin (18), Wen (18), Sulaiman (20), Aan (18), Tanjung (20) serta Zakaria (20). Dua pelaku diantaranya terpaksa harus dihadiahi timah panas di kakinya, karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Riad, menjelaskan penangkapan komplotan tersebut adalah atas pengembangan dari salah satu rekan mereka Zakaria, yang dikeroyok massa karena kepergok mencuri motor di kawasan Modern Land, Kota Tangerang.

“Setelah tersangka diamankan petugas, kita lakukan pengembangan. Berdasarkan keterangan tersangka Zakaria, didapat identitas lima rekan lainnya,” ungkapnya, seperti dilansir trustpost.com.

Jelas Riad, pihaknya langsung melakukan pengejaran ke tempat persembunyian mereka di wilayah Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Tersangka Mudin dan Wen sempat kabur. Mereka lari masuk ke empang dan disergap anggota kita, tapi masih melawan. Akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Ranmor Polres Metro Tangerang, AKP E Rizal men am bahkan, dari hasil tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senpi serta empat unit sepeda motor hasil curian.

“Mereka kerap beraksi di wilayah Tangerang, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Mereka juga memegang senpi secara bergantian, siapa yang paling belakan dia yang bawa senpi. Pelaku menggunakan senpi itu kalau kepergok warga agar mereka bisa melarikan diri,” pungkasnya. (*)