LAMPUNG - Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Lampung kembali akan menggelar agenda tahunan yang kerap menuai kontroversi, karena penyelenggaraannya yang monoton dan terkesan hanya sekadar 'gugur kewajiban' yaitu Festival Krakatau (FK) tahun 2014 yang akan berlangsung pada 24-31 Agustus 2014 mendatang.
Pada ajang budaya tahunan ini pun, Pemprov Lampung akan memamerkan potensi budaya Lampung kepada wisatawan lokal dan internasional agar lebih mendunia.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lampung Herlina Warganegara mengatakan, pada gelaran Festival Krakatau XIV pada tahun 2014 akan diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat termasuk wisatawan.
"Ada berbagai lomba yang akan diadakan agar menarik minat masyarakat dan wisatawan seperti lomba Surfing tanggal 19-20 Agustus di Tanjung Setia, touring sepeda di Menara Siger dan Gunung Rajabasa, Lomba Gasing, Lomba Layang-layang, Lomba Foto, Pameran Seni Rupa, Pembacaan Puisi, Snorkling dan Diving," kata Herlina, Minggu (3/8/2014).
Sementara untuk tour Krakatau yang menjadi ikon utama tetap diadakan dan akan melibatkan para tamu asing yang telah diundang oleh Pemprov Lampung.
"Tamu asing yang sudah bisa menyatakan hadir sampai saat ini Menteri Pariwisata Koloni Peranci Seychelles. Juga negara asing lainnya seperti Singapore, Cina," ungkapnya, seperti dilansir kupastuntas.co.
Herlina berharap agar masyarakat Lampung tidak hanya menjadi peserta agenda tahunan tersebut. Namun mampu menjadi tuah rumah yang memiliki kultur budaya yang baik dan sopan santun yang mendunia.
"Saya harapkan masyarakat Lampung bisa mendukung dan mensuksekan acara budaya ini. Sebagai tuan rumah kita harus bisa memanfaatkan acara ini untuk memperoleh manfaat yang banyak, baik dari sisi peningkatan budaya, keuntungan ekonomi dari kedatangan wisatawan agar semakin meningkat," pungkasnya.
