Notification

×

Buru Pembunuh Pejabat Tanggamus, Polda Gandeng Mabes

04 August 2014 | 14:45 WIB Last Updated 2014-08-04T18:09:26Z

LAMPUNG - Kepolisian daerah (Polda) Lampung bekerjasama dengan Mabes Polri untuk memburu pelaku pembunuhan satu keluarga Ispandi, Lisa, Abel serta seorang pembantu rumah tangga perempuan. Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih.

"Kami bekerjasama dengan bidang IT Mabes Polri untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga telah melarikan diri ke luar Provinsi Lampung," kata Sulis, Minggu (3/8/2014).

Namun, Sulis belum bisa memastikan ke arah mana pelaku tersebut melarikan diri. Ia mengaku, pengejara, terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut masih dalam penyelidikan dan pendalaman. 

"Masih didalami terus sampai terungkap. Kami tidak bisa memberi tahu, tim melakukan pengejaran kemana, nanti dia (pelaku) berpindah pindah dan keburu kabur," jelasnya.

Terkait hasil outopsi dan laboratorium, Sulis mengatakan sampai saat ini belum ada hasilnya. Pasalnya, sejauh ini pengembangan dari hasil outopsi masih terus dilakukan oleh Biddokes Polda Lampung.

"Pemeriksaan laboratoriumnya belum selesai. Jika hasil uji laboratoriumnya belum selesai, maka belum bisa disimpulkan hasil outopsinya," kata dia, seperti dilansir kupastuntas.co.

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Purwo Cahyoko mengaku sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan tersebut. Namun, ia enggan menyebutkan siapa pelaku tersebut.

"Tim masih bekerja di lapangan, dan identitasnya memang sudah diketahui, jadi tunggu saja. Kalau sudah tertangkap, akan kami publikasikan. Doakan saja segera tertangkap," kata dia.

Peristiwa pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting itu terjadi Selasa dini hari lalu. 

Pembunuh misterius itu membantai keluarga Ispandi yang merupakan Bendahara Inspektorat Kabupaten Tanggamus, Lisa (istri Ispandi), Abel (anak korban) dan serta seorang perempuan pembantu rumah tangga korban, ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat tali dan mulut dilakban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, barang-barang berharga milik korban, seperti peralatan elektronik dan sepeda motor masih utuh, kecuali tas berisi laptop dan sejumlah uang, raib.