Notification

×

Bupati Lamsel: Akhir 2014, Jalan Antar Kecamatan Mulus

07 August 2014 | 21:11 WIB Last Updated 2016-07-31T11:40:18Z

LAMPUNG SELATAN - Jalan poros atau jalan penghubung antar kecamatan yang mengalami kerusakan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menjadi prioritas pemerintah setempat melalui instansi terkait. 

Ditargetkan sebelum akhir tahun 2014 ini ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik tersebut akan segera diperbaiki .
 
Hal ini diungkapkan Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza SZP, Kamis (7/8/2014). Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyelesaikan perbaikan jalan poros dan memastikan kondisi jalan bakal mulus nantinya. 

"Insya Allah empat bulan ke depan sudah terlihat mulus jalan poros yang ada di Lampung Selatan," kata orang nomor satu di kabupaten berjuluk 'Serambi Sumatera' itu.
 
Jalan poros mencapai 160 kilometer yang akan mengalami perbaikan yakni, jalan poros yang terdapat di Kecamatan Natar, Sragi dan sekitarnya. Mengenai dana yang akan digunakan, menurut Rycko, akan memakai APBD Lampung Selatan serta pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP). 

"Yang jelas, jika tidak ada halangan akhir bulan ini pengerjaannya sudah mulai dilaksanakan," janji Rycko.
 
Menurut dia, masyarakat Lamsel seharusnya patut berbangga hati, sebab tanpa adanya pinjaman dana dari PIP pembangunan jalan poros belum tentu berjalan maksimal. Ini semua, menurut Rycko, berkat upaya dan kerja keras pemerintah Lamsel dalam mengelola keuangan, karena PIP tidak akan memberikan pinjaman kepada sembarang pemerintah. 

Oleh sebab itu, PIP menilai Pemkab Lamsel mendapat predikat terbaik dalam mengelola keuangan. Hal itu dibuktikan dengan adanya penghargaan dua tahun berturut-turut opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

"Karena Pemkab Lampung Selatan selama dua tahun berturut-turut mendapat predikat WTP, makanya PIP memberikan pinjaman," ungkap Rycko.
 
Besaran biaya pembangunan jalan poros diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 160 miliar, yang bersumber pinjaman dari PIP sebesar Rp 90 miliar. Sementara sisanya menggunakan APBD Lamsel. 

Sekadar diketahui, untuk pembangunan jalan poros idealnya membutuhkan dana sebesar Rp 270 miliar untuk membuat mulus semua jalan kabupaten. Sementara saat ini Pemkab Lamsel baru mengalokasikan Rp 160 miliar. Dengan demikian, artinya sudah lebih dari 50% jalan di Kabupaten Lamsel kondisinya mantap.

"Kendati demikian saya berharap program dan kegiatan Pemkab Lamsel menjadi tanggung jawab bersama. Intinya peran serta dan dukungan masyarakat sangat saya harapkan, sebab majunya Lamsel adalah keberhasilan bersama, bukan semata-mata Bupatinya, tapi milik semua masyarakat Lamsel," papar Rycko. (Henk Widi)