JAKARTA - Perusahaan di sektor agrikultural PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) akan membangun pabrik gula senilai USD 103 juta atau setara dengan Rp 1,2 triliun.
Perseroan melalui anak usahanya, yaitu PT Adikarya Gemilang telah menandatangani perjanjian dengan kontraktor utama pembangunan pabrik, yaitu Sharkara International (FZC).
Direktur Tunas Baru Lampung Oey Alfred mengungkapkan, Adikarya merupakan anak usaha perseroan langsung dengan kepemilikan saham sebesar 99,8 persen. Sementara FZC merupakan anak usaha dari perusahaan asal Thailand, yaitu Sutech Engineering Co. Ltd.
Sebagai kontraktor utama, FZC mendapatkan kontrak senilai US$ 35 juta atau setara Rp 420 miliar. “FZC tidak mempunyai hubungan dengan perseroan,” jelas Alfred dalam keterbukaan informasinya, Jumat (11/7/2014).
Seperti dilansir investordaily.com, lebih lanjut Alfred menjelaskan, selain menunjuk FZC sebagai kontraktor utama perseroan bakal menunjuk kontraktor-kontraktor lain untuk mengerjakan bagian-bagian yang tidak termasuk pekerjaan kontraktor utama senilai US$ 68 juta atau setara dengan Rp 816 miliar.
