Notification

×

PT ASDP Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

29 July 2014 | 12:28 WIB Last Updated 2016-07-31T11:37:35Z

LAMPUNG SELATAN - Angkutan mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada hari H Idul Fitri, Senin (28/7/2014), masih menunjukkan kenaikan. Bahkan akan cenderung mengalami peningkatan seiring dengan arus balik. 

Hingga hari ini, Selasa (29/7/2014) arus di Pelabuhan Bakauheni masih mengalir lancar dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dari enam dermaga yang dioperasikan tak terlihat adanya antrian di kantong parkir Pelabuhan Bakauheni.

Meskipun demikian, dari data Posko di Pelabuhan Bakauheni dan Merak terjadi kenaikan jumlah penumpang berbagai jenis dibanding tahun 2013.

Dari data yang diperoleh dari posko Pelabuhan Bakauheni hingga hari H lebaran, tercatat dioperasikan sebanyak 28 kapal roro dengan rata-rata mencapai 85 trip. Sementara itu, penumpang pejalan kaki yang menyeberang ke Pulau Jawa mencapai 3.535, di atas kendaraan mencapai 23.535, jumlah penumpang 27.228. Roda dua 1.835 unit, roda 4 sebanyak  3.252, bus 108 unit, truk sebanyak 149 unit. Kendaraan roda 4 > mencapai 3.643 unit, sehingga total kendaraan yang menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 5.478 unit.

Sementara data Posko Angkutan Lebaran 2014 Cabang Merak terlihat ada kenaikan dibanding tahun lalu. Kenaikan tersebut terjadi baik penumpang pejalan kaki dan kendaraan.

Pemudik yang turun di Pelabuhan Bakauheni dari Pelabuhan Merak tersebut diperkirakan akan balik lagi ke Pulau Jawa secara bergelombang. 

Menurut Manager Operasional PT ASDP cabang Bakauheni Heru Purwanto, lonjakan arus balik diprediksi akan terjadi pada H+3  Jumat (1/8/2014) dan H+ 4 Sabtu (2/8/2014)  dengan asumsi hari itu adalah hari Jumat dan Sabtu saat liburan akan berakhir, di mana pada hari Senin (4/8/2014) para pekerja sebagian sudah ada yang kembali masuk untuk bekerja.

"Untuk mengatasi lonjakan arus balik PT ASDP Bakauheni bahkan sudah melakukan berbagai persiapan. Diantaranya loket pembelian tiket yang diperbanyak menjadi 9 loket dari semula 5 unit dipastikan akan memudahkan pemudik pejalan kaki dalam arus balik," jelasnya.

Selain itu, untuk pengendara roda dua jika pada arus balik terjadi lonjakan maka disiapkan dermaga IV dan V yang disediakan khusus untuk mengangkut pemudik motor. Kantong kantong parkir di setiap dermaga pun dipastikan mampu menampung ribuan kendaraan berbagai jenis.

"Kita sudah lakukan berbagai antisipasi untuk arus balik bahkan tenda tenda, tambahan loket di tolgate kendaaraan untuk mengurangi antrian, " ujar Heru Purwanto. (Henk Widi)