Notification

×

IBI Darmajaya Perluas Pelaksanaan Praktik Kerja Mahasiswa

29 June 2014 | 22:27 WIB Last Updated 2014-06-29T15:27:22Z

LAMPUNG - Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya berkomitmen membangun desa teknologi informasi (IT) dan penguatan kelompok usaha kecil pedesaan di Provinsi Lampung, sehingga memperluas jangkauan wilayah pelaksanaan praktik kerja dan pengabdian masyarakat yang dijalankan.

Ketua panitia Praktik Kerja dan Pengabdian Masyarakat (PKPM) IBI Darmajaya, Aswin, SE, MM, di Bandar Lampung, Minggu (29/6/2014), menyebutkan tahun 2014 pelaksanaan program ini tak hanya mencakup Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan, kini mulai merambah ke Lampung Barat dan Bandarlampung.

Selain itu, IBI Darmajaya juga menambah desa-desa untuk pelaksanaan PKPM di kabupaten sebelumnya, seperti di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan menempatkan mahasiswa pada 12 desa di kecamatan ini, dari semula hanya lima desa.

Sebanyak 12 desa ini adalah Sumber Jaya, Margaagung, Karanganyar, Fajarbaru, Margodadi, Sidoharjo, Karangrejo, Purwotani, Sinar Rezeki, Sidodadi Asri, Margomulyo, dan Margorejo.

Aswin menjelaskan, PKPM periode kedua tahun 2014 ini diikuti 288 mahasiswa, terdiri dari 186 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Ekonomi dan 102 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer.

Nantinya peserta PKPM akan dibagi menjadi 57 kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari lima mahasiswa.

"Setiap kelompok merupakan kolaborasi antara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Komputer," ujarnya, seperti dilansir iyaa.com.

Dia menjelaskan, sama seperti PKPM sebelumnya, selama satu bulan mahasiswa akan menjalankan sejumlah program kegiatan di desa, seperti edukasi teknologi informasi komputer (TIK), pembangunan infrastruktur TIK, pemasaran untuk unit usaha mahasiswa pedesaan, pembelajaran akuntansi untuk unit desa kecil-menengah, serta pembangunan dan pengembangan usaha desa.

Pada program membangun desa informasi, ujarnya lagi, mahasiswa akan mendorong masyarakat untuk aktif memanfaatkan sistem informasi desa yang telah ada, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan perekonomian desa.

Mahasiswa PKPM juga akan membantu unit usaha memasarkannya di dunia maya, katanya.

Ia menambahkan, seluruh program kerja PKPM disusun dan dijalankan dengan pengawasan dosen pendamping sebanyak 40 orang.

"Program PKPM ini sudah kami sosialisasikan kepada mahasiswa. Kami juga akan memberikan pembekalan pada mereka sebelum terjun langsung ke masyarakat. PKPM rencananya akan dilaksanakan pada 6 Agustus mendatang," ujar Aswin.

Rektor IBI Darmajaya, Dr Andi Desfiandi, SE, MA, menuturkan bahwa PKPM merupakan salah satu program unggulan IBI Darmajaya dalam menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang tak hanya unggul di dalam kelas, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat

"PKPM menjadi salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ini sangat penting dilakukan sebagai bekal bagi mahasiswa ketika terjun di masyarakat nantinya. Di sini mahasiswa bisa belajar dan mengaplikasikan ilmunya langsung ke tengah masyarakat, sehingga setelah lulus bisa lebih siap ketika harus berada di tengah-tengah masyarakat," katanya.