Notification

×

Apindo Desak Pemerintah Evaluasi Kinerja PLN Lampung

07 June 2014 | 07:48 WIB Last Updated 2014-06-07T00:50:59Z
Yusuf Kohar

LAMPUNG - Pemadaman aliran listrik di wilayah Lampung belum juga tuntas hingga Jumat (6/6/2014) ini. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung mendesak pemerintah mengevaluasi kinerja PT PLN Distribusi Lampung dalam melayani pelanggannya sebelum menaikkan tarif dasar listrik (TDL).

Ketua DPD Apindo Lampung, Yusuf Kohar, menyesalkan kalau kenaikan tarif listrik yang akan berlaku pada 1 Juli mendatang, tidak diimbangi dengan pelayanan PT PLN Lampung yang terbaik kepada pelanggannya. 

"Tarif (listrik) naik tapi energinya krisis di Lampung. Evaluasi dulu," kata dia.

Yusuf mengatakan, kondisi masyarakat saat ini sudah terbebani dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok, lalu pemerintah ingin menaikkan TDL pada 1 Juli, sedangkan kondisi kelistrikan di Lampung masih terjadi mati lampu setiap hari.

"Jika TDL naik, biaya produksi dan operasional yang ditanggung pengusaha akan meningkat, dan produksi berkurang serta harga terpaksa naik,lalu daya beli masyarakat melemah, jelas ini mengganggu stabilitas ekonomi," tukasnya, seperti dilansir republika.co.id.

Untuk itu,ia berharap PLN Lampung perlu dievaluasi sebelum menaikkan TDL. Soalnya, kata dia, energi listrik di wilayah Lampung selalu krisis, sehingga kerap terjadi pemadaman yang berulang, dan merugikan pengusaha.