BANDAR LAMPUNG - Petugas Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor yakni Leo (21) warga Kecamatan Sukarame dan Anto (19), warga Kelurahan Way Halim, Kecamatan Kedaton.
"Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban Pendi (23) bahwa motor yang diparkir di PKOR Way Halim hilang," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dery Agung Wijaya, Jumat (6/6/2014).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/6/2014) sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah polisi mendapat laporan dari korban, petugas langsung mengejar pelaku.
Sebelumnya, korban mengaku dirinya sempat bertemu dua orang yang diketahui sebagai tukang parkir. Namun ketika motornya hilang, kedua orang tersebut, belakangan diketahui bernama Leo dan Anto, juga ikut menghilang.
"Berawal dari informasi tersebut petugas melakukan pengejaran terhadap ke dua orang tersebut," ujar Dery.
Pada Kamis (5/6/2014) sekitar pukul 16.35 WIB, kedua tersangka berhasil ditangkap di kediamannya masing-masing tanpa perlawanan. Polisi juga mengamankan sepeda motor yang dipakai tersangka untuk beraksi.
Kepada petugas, kedua tersangka mengaku telah mencuri motor Pendi. Saat itu, mereka tengah melintas dan melihat motor yang kuncinya tergantung di motor tersebut.
"Melihat ada kesempatan, kedua pelaku langsung melakukan aksinya. Leo yang langsung bertugas mengambil motor tersebut, sedangkan Anto yang melihat situasi," kata dia, seperti dilansir skalanews.com.
Kedua tersangka berdalih mereka mencuri motor tersebut karena ingin membayar utang dan sisanya untuk bersenang-senang. Motor tersebut telah mereka jual dengan harga Rp1 juta.
Akibat perbuatannya, tersangka akan disangkakan dengan pasal 363 KUHP Pencurian dengan pemberatan maksimal hukuman sembilan tahun penjara.
Sementara itu, tersangka Leo mengatakan bahwa kesehariannya sebagai tukang parkir di PKOR Way Halim, dirinya pun baru pertama kali melakukan pencurian motor ini.
"Melihat motor tersebut kuncinya tergantung, ada kesempatan langsung saya ambil. Motor dijual Rp1 juta dan uangnya untuk senang-senang," kata dia.
