![]() |
| Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih (kiri) berpose dengan Sepri Kapolda Lampung, Brigadir Abel. (ist) |
LAMPUNG - Debat capres yang disiarkan beberapa hari lalu oleh televisi swasta, membuat masyarakat memiliki pandangan masing-masing tentang calonnya. Bahkan ada yang sampai menimbulkan baku hantam.
Seperti yang terjadi di kantor Mapolres Lampung Selatan. Saat Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko melakukan peninjauan, dia menemukan dua orang yang sedang berdebat tentang permasalahan pilpres mendatang.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, kedua orang yang sedang membuat SKCK di Mapolres Lampung Selatan tersebut, sedang berdebat tentang masing-masing capres yang mereka dukung. Tidak lama kemudian, cekcok mulut pun terjadi diantara keduanya.
"Mereka mau bikin SKCK, hanya adu argumen dan sudah dipertemukan oleh pihak polisi setempat untuk bermaafan," ujar Sulistyaningsih, seperti dilansir merdeka.com, Rabu (11/6/2014)
Menurut Sulistyaningsih, kejadian ini tidak sampai ada baku hantam diantara keduanya lantaran langsung dimediasi oleh petugas Polres Lampung Selatan.
"Tidak ada pukul-pukulan, semua sudah diselesaikan secara damai," ujar Sulistyaningsih.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, kedua orang yang sedang membuat SKCK di Mapolres Lampung Selatan tersebut, sedang berdebat tentang masing-masing capres yang mereka dukung. Tidak lama kemudian, cekcok mulut pun terjadi diantara keduanya.
"Mereka mau bikin SKCK, hanya adu argumen dan sudah dipertemukan oleh pihak polisi setempat untuk bermaafan," ujar Sulistyaningsih, seperti dilansir merdeka.com, Rabu (11/6/2014)
Menurut Sulistyaningsih, kejadian ini tidak sampai ada baku hantam diantara keduanya lantaran langsung dimediasi oleh petugas Polres Lampung Selatan.
"Tidak ada pukul-pukulan, semua sudah diselesaikan secara damai," ujar Sulistyaningsih.
